Waspada! Polri Ungkap 5 Kebiasaan Sepele Saat Mengemudi yang Berpotensi Fatal

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 01:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui akun resmi Humas Polri kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga fokus saat berkendara. Pasalnya, sejumlah kebiasaan yang kerap dianggap sepele justru menjadi pemicu utama kecelakaan lalu lintas.

Dalam imbauan terbarunya, Polri menyoroti lima perilaku berisiko tinggi yang wajib dihindari oleh setiap pengendara demi keselamatan bersama di jalan raya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lima Kebiasaan yang Harus Dihindari

Berdasarkan data dari Korlantas Polri, berikut lima kebiasaan yang sering diabaikan namun berpotensi berakibat fatal:

1. Menggunakan Gawai saat Berkendara

Mengoperasikan ponsel saat mengemudi dapat memecah konsentrasi dan memperlambat respons terhadap situasi darurat di jalan.

2. Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman

Meski sering dianggap tidak penting untuk perjalanan jarak dekat, sabuk pengaman berfungsi sebagai pelindung utama untuk mengurangi risiko cedera saat terjadi benturan.

3. Mengemudi dalam Kondisi Lelah atau Mengantuk

Fenomena microsleep—tidur singkat selama beberapa detik—dapat terjadi tanpa disadari dan sangat berbahaya saat kendaraan sedang melaju.

Baca Juga:  Dampingi Menko AHY Serahkan Sertipikat di Gunungkidul, Wamen Ossy: Ini Wujud Nyata Kolaborasi

4. Melampaui Batas Kecepatan

Kecepatan tinggi membuat kendaraan lebih sulit dikendalikan dan meningkatkan tingkat keparahan kecelakaan.

5. Berkendara dalam Kondisi Emosi Tidak Stabil

Emosi yang tidak terkendali atau road rage dapat memicu tindakan ceroboh yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.

Disiplin dan Fokus Jadi Kunci Keselamatan

Humas Polri menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas berawal dari kesadaran dan disiplin masing-masing individu. Kelalaian kecil dapat berdampak besar dan berujung pada penyesalan.

“Jangan biarkan satu kebiasaan kecil menjadi penyebab penyesalan besar. Saat mengemudi, fokus adalah kunci keselamatan. Nyawa tak bisa diulang,” demikian pesan yang disampaikan dalam unggahan tersebut.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta memastikan kondisi fisik dan mental dalam keadaan prima sebelum berkendara. Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama pengguna jalan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H
Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial Melalui Program JALUR di Desa Puo Raya
Gegara Pemberitaan Jam Tangan, Kadis PUPR Doakan Keselamatan Wartawan.
Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket
Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut
Jadi Simbol Nilai Luhur, Kementerian ATR/BPN Laksanakan Upacara Hari Lahir Pancasila
Sertipikat Tanah Hilang? Berikut Panduan Cara Mengurusnya
Atur Sendiri Jadwal Kedatangan ke Kantah dengan Fitur Antrian Daring di Sentuh Tanahku
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H

Kamis, 4 Juni 2026 - 07:41 WIB

Polsek Tandun Salurkan Bantuan Sosial Melalui Program JALUR di Desa Puo Raya

Kamis, 4 Juni 2026 - 02:26 WIB

Gegara Pemberitaan Jam Tangan, Kadis PUPR Doakan Keselamatan Wartawan.

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:41 WIB

Tinjau PELATARAN di Kantah Kota Banjarbaru, Wamen Ossy: Hindari Masyarakat Menunggu Terlalu Lama di Loket

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:38 WIB

Wamen Ossy Ajak Pemkab Menguatkan GTRA untuk Selesaikan Masalah Pertanahan di Tanah Laut

Berita Terbaru

Uncategorized

Pemkab Rohul Gelar Rapat Teknis Pemulangan Jamaah Haji 1447 H

Kamis, 4 Jun 2026 - 11:20 WIB