Sarasehan Kolaboratif Revisi RTR KSN Jabodetabek-Punjur: Menata Ulang Kawasan dalam Menghadapi Tantangan Urbanisasi dan Perubahan Iklim

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Direktorat Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), melalui Direktorat Perencanaan Tata Ruang, menyelenggarakan Sarasehan Kolaboratif Revisi Rencana Tata Ruang (RTR) Kawasan Strategis Nasional (KSN) dengan tema “Menata Ulang Jabodetabek-Punjur dalam Menghadapi Tantangan Urbanisasi dan Perubahan Iklim” pada Senin (06/05). Acara ini merupakan rangkaian pelaksanaan Kick-Off Penyusunan Revisi Materi Teknis dan Rancangan Peraturan Presiden (RPerpres) RTR KSN Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur.

Membuka acara, Nuki Harniati selaku Direktur Perencanaan Tata Ruang, menyampaikan tujuan dari Kick-off ini adalah memanfaatkan momentum revisi RTR KSN Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur untuk menerapkan one spatial planning policy sehingga harapannya semua pihak ikut terlibat dalam merencanakan tata ruang yang adaptif dan solutif dalam menjawab isu dan tantangan strategis yang terjadi di Jabodetabek-Punjur.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang Aria Indra Purnama, Akademisi Institut Pertanian Bogor Ernan Rustiadi, serta Akademisi Universitas Indonesia Hendricus Andy Simarmata yang juga bertindak sebagai moderator.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Aria menyampaikan bahwa nilai perwujudan RTR KSN Kawasan Perkotaan Jabodetabek-Punjur sudah mencapai nilai yang baik. Namun, dalam menjawab tantangan ke depan parameter evaluasi dalam penilaian perwujudan tata ruang perlu disesuaikan lagi dengan melihat beberapa pertimbangan.

Narasumber berikutnya, Ernan Rustiadi, menyampaikan bahwa dalam perencanaan tata ruang diperlukan dokumen teknokratis yang baik untuk dapat merumuskan konsep penataan ruang yang komprehensif. Lebih detail, Ernan juga membahas mengenai arahan tata ruang dan penguatan daya saing Kawasan Perkotaan Jabodetabek- Punjur dengan memperhatikan aspek lingkungan dan ketahanan bencana.

Sarasehan ini dihadiri oleh beberapa perwakilan dari Kementerian antara lain Plt. Asisten Deputi Pemerataan Pembangunan dan Pengembangan Wilayah I, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan; Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan; serta Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Nasional, perwakilan Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut, perwakilan Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Jawa Barat, perwakilan Direktorat Pembiayaan Perumahan Perkotaan, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, perwakilan Direktorat Perencanaan Ruang Laut, Kementerian Kelautan dan Perikanan, perwakilan pemerintah daerah dalam lingkup Jabodetabek-Punjur, perwakilan badan usaha, organisasi dan masyarakat baik secara luring dan daring.

Baca Juga:  Jadi Relawan Gempa Cianjur, Ibu Eva Tergugah untuk Alih Media ke Sertipikat Elektronik

Penyusunan revisi materi teknis dan RPerpres RTR KSN Perkotaan Jabodetabek-Punjur merupakan tindak lanjut dari kegiatan Peninjauan Kembali Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang RTR KSN Perkotaan Jabodetabek-Punjur yang telah dilaksanakan pada tahun 2024. Penyelesaian substansi revisi ini ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026 untuk dapat diteruskan ke tahap harmonisasi dan legalisasi pada tahun selanjutnya. Hingga saat ini, proses revisi telah memasuki dua tahapan awal dalam linimasa kegiatan, yaitu tahap persiapan dan pelaksanaan kick-off.

Pelaksanaan kegiatan ini turut didukung melalui pendanaan program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASP) sebagai bagian dari upaya penguatan perencanaan tata ruang yang berkelanjutan. Dalam rangka mencapai tata ruang yang adaptif dan berkelanjutan, kegiatan kick-off difokuskan pada tema perubahan iklim dan kebencanaan, yang sejalan dengan sasaran program tersebut.

Sebagai tindak lanjut, rangkaian kegiatan pasca kick-off akan dilaksanakan secara bertahap melalui koordinasi lintas pemangku kepentingan meliputi sektor, pemerintah daerah, hingga unsur masyarakat. Untuk mendukung optimalisasi penyusunan revisi ini, diperlukan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, khususnya dalam penyediaan data, informasi, serta keterlibatan aktif dalam setiap tahapan pembahasan. Hal ini penting guna memastikan proses penyusunan revisi RTR KSN Jabodetabek-Punjur berjalan komprehensif, tepat sasaran, serta menghasilkan kebijakan yang implementatif dan berkelanjutan.

Sumber : Sekretariat Direktorat Jenderal Tata Ruang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Porkopimcam Bersama Polsek Kepenuhan Hulu dan TNI gelar apel siaga .Komitmen dan solid pencegahan Karhutla 2026.
Polsek Ujung Batu dan Forkopimcam Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026
LSM KOREK Riau soroti Dugaan Alih Fungsi Hutan, Miswan Minta Aparat Bertindak Tegas
Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun
Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Aspirasi Masyarakat Akhirnya Terjawab
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 07:22 WIB

Porkopimcam Bersama Polsek Kepenuhan Hulu dan TNI gelar apel siaga .Komitmen dan solid pencegahan Karhutla 2026.

Senin, 15 Juni 2026 - 05:43 WIB

Polsek Ujung Batu dan Forkopimcam Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla Hadapi Musim Kemarau 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 03:04 WIB

LSM KOREK Riau soroti Dugaan Alih Fungsi Hutan, Miswan Minta Aparat Bertindak Tegas

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:59 WIB

Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Berita Terbaru