Jakarta, 27 Januari 2026 — Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (Ditjen PTPP) bersama para pemangku kepentingan menyelenggarakan rapat Technical Working Group (TWG) 2 – The Project for Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement (LandLab).
Rapat ini menghadirkan Minoru Matsui selaku JICA Expert, Farchad H. Mahfud selaku Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, serta Rahadi Marsito selaku Direktur Operasional Techne Praxis sebagai narasumber. Kegiatan ini juga diikuti oleh Iskandar Syah selaku Direktur Hubungan Kelembagaan dan Pengembangan Layanan Pertanahan Ditjen PHPT, perwakilan Ditjen Tata Ruang, perwakilan Direktorat Pengukuran dan Pemetaan Kadastral dan Survei dan Pemetaan Tematik Ditjen SPPR, serta perwakilan Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta dan Kantor Pertanahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, bersama perwakilan kementerian/lembaga dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lainnya.
Pembahasan difokuskan pada pengembangan TOD Harmoni–Sawah Besar sebagai kawasan prioritas dengan pendekatan block by block, integrasi nilai sejarah kawasan, serta penguatan peran pemilik lahan sebagai aktor kunci, dengan menegaskan bahwa keberhasilan TOD ditentukan oleh kepastian regulasi, kejelasan status dan penguasaan lahan, tata kelola pengambilan keputusan, serta visibilitas arus kas dan model pendapatan. Dalam konteks tersebut, pengembangan TOD dipandang tidak hanya sebagai perencanaan fisik, tetapi juga sebagai instrumen urban regeneration yang mendorong penciptaan nilai ekonomi melalui mekanisme Land Value Capture (LVC). Rapat menekankan pentingnya membangun success story TOD melalui aset clean and clear, penguatan data pertanahan, serta regulasi dan tata kelola agar TOD menjadi katalis pertumbuhan ekonomi perkotaan.
#ditjenptpp
#sobatptpp
#pengadaantanah
#konsolidasitanah
