Lapas Bagansiapiapi Resmi Pindah ke Ujung Tanjung, Predikat Lapas Terpadat di Indonesia Tak Lagi Disandang

- Penulis

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Suara revolusi.com .Rokan Hilir – Predikat sebagai “lapas terpadat di Indonesia” kini tidak lagi disandang oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi. Proses relokasi seluruh Warga Binaan dari Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi ke gedung baru yang berlokasi di Ujung Tanjung ,Rokan Hilir berhasil dilaksanakan dengan aman, tertib, dan lancar pada Kamis (4/6/2026).

Relokasi ini menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan pemasyarakatan, sekaligus mendukung optimalisasi layanan dan program pembinaan bagi Warga Binaan.
Pelaksanaan pemindahan dilakukan secara menyeluruh dengan pengamanan ketat yang melibatkan sinergi antara jajaran pemasyarakatan dan personel Brimob. Seluruh tahapan, mulai dari persiapan, proses pemindahan, hingga penempatan Warga Binaan di hunian baru, berlangsung sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang telah ditetapkan.
Momen bersejarah tersebut turut disaksikan oleh Wakil Bupati Rokan Hilir sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir terhadap peningkatan sarana dan prasarana pemasyarakatan di daerah tersebut. Kehadiran unsur pemerintah daerah mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan.
Dengan rampungnya proses relokasi, seluruh Warga Binaan kini telah menempati fasilitas baru Lapas Kelas IIA Bagansiapiapi di Ujung Tanjung. Fasilitas yang lebih representatif diharapkan mampu menunjang pelaksanaan pembinaan yang lebih efektif, meningkatkan aspek keamanan, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih kondusif.
Direktur Pengamanan dan Intelijen, Tatan Dirsan Atmaja, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan relokasi tersebut.
“Relokasi ini merupakan hasil kerja sama dan perencanaan yang matang. Alhamdulillah seluruh Warga Binaan dapat dipindahkan dengan aman tanpa hambatan berarti. Sinergi antara jajaran pemasyarakatan, Brimob, dan pemerintah daerah menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini. Kami berharap fasilitas yang baru dapat semakin mendukung terciptanya kondisi lapas yang aman, tertib, dan produktif,” ujar Tatan.
Keberhasilan relokasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan, sekaligus menghadirkan lingkungan pembinaan yang lebih layak bagi Warga Binaan di Kabupaten Rokan Hilir.(Gs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lapas Pasir Pengaraian Bantah Isu Sewa Kamar, Jual Beli Tamping dan Peredaran HP Ilegal
Kajari Rokan Hulu Hadiri Peringatan HUT IAD ke-XXVI, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Pengabdian
Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi
Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:09 WIB

Lapas Pasir Pengaraian Bantah Isu Sewa Kamar, Jual Beli Tamping dan Peredaran HP Ilegal

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kajari Rokan Hulu Hadiri Peringatan HUT IAD ke-XXVI, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Pengabdian

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:52 WIB

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Berita Terbaru