Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Seminar Nasional Anti Korupsi UPP, Tegaskan Komitmen Bangun Budaya Integritas

- Penulis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Suara revolusi.com.Pasir Pangarayan –

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan yang diwakili Kepala Subbagian Tata Usaha, Denny Rio Sandy, menghadiri Seminar Nasional Anti Korupsi dalam rangka kegiatan Marwah Preneur Universitas Pasir Pengaraian (UPP), Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Convention Hall Islamic Center Pasir Pengaraian.
Seminar nasional ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerja Sama UPP, Lufita Nur Alfiah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran kolektif, khususnya di kalangan generasi muda, terhadap bahaya korupsi.

“Seminar Nasional Anti Korupsi ini kami bagi ke dalam tiga sesi utama, yakni regulasi dan kepemudaan, audit dan akuntabilitas, serta budaya dan integritas. Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memahami bahaya korupsi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai-nilai integritas di tengah masyarakat,” ujar Lufita.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber kompeten, di antaranya Anggota DPD RI Arif Eka Saputra, Prof. Ali Yusri dari Universitas Riau, serta Dr. Hera Deswita dari LPPP UPP, yang membahas berbagai perspektif mengenai pencegahan dan pemberantasan korupsi.

Baca Juga:  Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Rokan Hulu Gelar Anjangsana ke Warakauri, Personel Sakit Menahun dan Santuni Anak Yatim

Mewakili Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi P. Purba, Kepala Subbagian Tata Usaha Denny Rio Sandy menyampaikan bahwa kehadiran pihak Lapas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan sekaligus wujud komitmen dalam mendukung gerakan anti korupsi di Kabupaten Rokan Hulu.

“Kehadiran kami dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap perkembangan pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, sekaligus bentuk komitmen Lapas Pasir Pangarayan dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penguatan nilai-nilai integritas,” ungkap Denny.

Ia menambahkan, sinergi antara institusi pendidikan dan instansi pemerintah sangat penting untuk terus diperkuat dalam rangka menciptakan generasi muda yang berintegritas, berkarakter, dan bebas dari praktik korupsi.

Melalui keikutsertaan dalam seminar ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap kolaborasi antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah dapat terus terjalin dengan baik, sehingga semangat anti korupsi semakin tumbuh di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda. (Gs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi
Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Ikuti Pelantikan Pejabat Struktural ATR/BPN Secara Daring
Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN di Wonosobo Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:52 WIB

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:24 WIB

Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani

Berita Terbaru