Enam Bulan Bergulir, Penanganan Dugaan Penipuan dan Penggelapan di Polres Rohul Disorot, Penyidik Sebut Perkara Segera Digelar Kembali

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suara revolusi.com. Rokan hulu –

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penanganan laporan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan di Polres Rokan Hulu (Rohul) yang telah berjalan selama kurang lebih enam bulan hingga kini masih menjadi perhatian masyarakat. Lambannya perkembangan penanganan perkara tersebut memunculkan pertanyaan mengenai progres penyelidikan yang sedang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh seorang berinisial F, warga Desa Koto Tandun, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, terhadap seorang perempuan berinisial B, warga Kelurahan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Riau Lembaga Swadaya Masyarakat-Komunitas Rakyat Ekonomi Kecil (LSM-KOREK) Riau, Miswan, kembali mempertanyakan perkembangan penanganan laporan pengaduan masyarakat (Dumas) yang telah disampaikan sejak Januari 2026.

Kepada awak media pada Selasa (14/7/2026), Miswan mengaku telah menghubungi penyidik Polres Rokan Hulu melalui aplikasi WhatsApp untuk menanyakan perkembangan kasus tersebut.

Menurut Miswan, penyidik memberikan penjelasan bahwa pemeriksaan terhadap saksi ahli telah dilakukan dan perkara akan kembali digelar.

“Semalam sudah diperiksa ahlinya, Pak, dan kita akan gelarkan kembali perkaranya,” demikian isi pesan yang diterima Miswan dari penyidik.

Baca Juga:  PELATARAN: Pelayanan Tanah Akhir Pekan di Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus untuk Masyarakat pada Minggu, 01 Februari 2026

Miswan menegaskan bahwa DPD LSM-KOREK Riau tetap bersikap netral dalam mendampingi setiap laporan masyarakat maupun pengaduan (Dumas). Menurutnya, pendampingan tersebut bertujuan untuk memastikan masyarakat memperoleh perlindungan hukum serta kepastian hukum yang berkeadilan.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat menunjukkan kerja nyata sebagaimana program PRESISI yang dicanangkan Kapolri, yakni Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan, sehingga masyarakat memperoleh kepastian atas setiap laporan yang disampaikan,” ujar Miswan.

Secara terpisah, awak media juga mengonfirmasi perkembangan perkara tersebut kepada penyidik Polres Rokan Hulu, Briptu Wandi Sinaga, S.H. Dalam keterangannya, ia membenarkan bahwa penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi ahli di Universitas Riau (UNRI), Pekanbaru.

“Benar, kami telah melakukan pemeriksaan saksi ahli di UNRI Pekanbaru. Saat ini kami berupaya secepatnya untuk kembali menggelarkan perkara tersebut,” ujar Briptu Wandi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyidik menyatakan proses penanganan perkara masih terus berjalan dan akan memasuki tahapan gelar perkara sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.**(Gs)**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Komentar di Instagram, Wapres Gibran Datangi SDN 016 Serusa Parit Aman di Rokan Hilir
Kapolsek Kepenuhan dan Camat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Ulak Patian
Om Bob Minta Pemkab Kudus Menutup Green Bellares Jika Tidak Ada OSS, Antipasi Korban Selanjutnya
TMM Ke129Bangun Jalan Lingkungan di Cibarusah,Akses Sulit Jadi PrioritasPembangunan
TMMD Ke-129 Bangun Jalan Lingkungan di Cibarusah, Akses Sulit Jadi Prioritas Pembangunan Kabupaten Bekasi — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jalan lingkungan di Dusun 1 Tegal Panjang RT 02/RW 01, Sabtu (18/7/2026). Pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh personel Satgas TMMD Ke-129 bersama masyarakat secara bergotong royong. Salah satu personel yang terlibat, Serda Vikri dari Yonif 843/PVY, mengatakan kondisi medan menuju lokasi cukup sulit, namun tidak mengurangi semangat personel dalam menyelesaikan pekerjaan. “Meski akses menuju lokasi cukup sulit, ini merupakan bagian dari sasaran prioritas pembangunan fisik TMMD. Kami ingin jalan lingkungan ini dapat mempermudah masyarakat Desa Wibawamulya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Serda Vikri. Jalan lingkungan yang dibangun memiliki panjang 175 meter, lebar 1 meter, dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi salah satu fokus program TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. “Pembangunan jalan lingkungan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui TMMD, TNI bersama pemerintah daerah dan warga terus bersinergi membangun desa yang lebih maju dan sejahtera,” kata Michael Ronald. Program TMMD Ke-129 di Desa Wibawamulya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan. (Pendim 0509Kabupaten Bekasi)
Polemik Mangkraknya Tanah Kavpling Diterban, Diduga adanya kerjasama Oknum Pengembang & Oknum Notaris yang Nakal.
Sesuai Perda No 1 Th 2024 PUTR Pati Tarik Retribusi Pemanfaatan Lahan, Geger Dimedsos
Bupati Anton Gandeng PT SMI, Rohul Dapat Pembiayaan Rp154,9 Miliar untuk RSUD dan MPP
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terbaru

Uncategorized

TMMD Ke-129 Bangun Jalan Lingkungan di Cibarusah, Akses Sulit Jadi Prioritas Pembangunan Kabupaten Bekasi — Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi terus mempercepat pembangunan infrastruktur di Desa Wibawamulya, Kecamatan Cibarusah. Salah satu sasaran fisik yang tengah dikerjakan adalah pembangunan jalan lingkungan di Dusun 1 Tegal Panjang RT 02/RW 01, Sabtu (18/7/2026). Pembangunan jalan tersebut dikerjakan oleh personel Satgas TMMD Ke-129 bersama masyarakat secara bergotong royong. Salah satu personel yang terlibat, Serda Vikri dari Yonif 843/PVY, mengatakan kondisi medan menuju lokasi cukup sulit, namun tidak mengurangi semangat personel dalam menyelesaikan pekerjaan. “Meski akses menuju lokasi cukup sulit, ini merupakan bagian dari sasaran prioritas pembangunan fisik TMMD. Kami ingin jalan lingkungan ini dapat mempermudah masyarakat Desa Wibawamulya dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Serda Vikri. Jalan lingkungan yang dibangun memiliki panjang 175 meter, lebar 1 meter, dan tebal 15 sentimeter. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas, sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat setempat. Komandan Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0509/Kabupaten Bekasi, Letkol Inf Michael Ronald S.I.P, mengatakan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan menjadi salah satu fokus program TMMD sebagai bentuk sinergi TNI dengan pemerintah daerah dan masyarakat. “Pembangunan jalan lingkungan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas infrastruktur desa agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui TMMD, TNI bersama pemerintah daerah dan warga terus bersinergi membangun desa yang lebih maju dan sejahtera,” kata Michael Ronald. Program TMMD Ke-129 di Desa Wibawamulya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong tumbuhnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah pedesaan. (Pendim 0509Kabupaten Bekasi)

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 04:25 WIB

Berawal dari Komentar di Instagram, Wapres Gibran Datangi SDN 016 Serusa Parit Aman di Rokan Hilir

Minggu, 19 Juli 2026 - 03:49 WIB

Kapolsek Kepenuhan dan Camat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Rumah di Desa Ulak Patian

Minggu, 19 Juli 2026 - 02:49 WIB

Om Bob Minta Pemkab Kudus Menutup Green Bellares Jika Tidak Ada OSS, Antipasi Korban Selanjutnya

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:01 WIB

TMM Ke129Bangun Jalan Lingkungan di Cibarusah,Akses Sulit Jadi PrioritasPembangunan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 00:53 WIB

Polemik Mangkraknya Tanah Kavpling Diterban, Diduga adanya kerjasama Oknum Pengembang & Oknum Notaris yang Nakal.

Berita Terbaru