Tidak Semua Data Pertanahan Dapat Diakses Sembarangan, Ini Alasannya

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 28 Agustus 2026 – Keterbukaan informasi publik merupakan salah satu komitmen Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam memberikan pelayanan yang transparan kepada masyarakat. Namun demikian, tidak seluruh data pertanahan dapat diakses secara bebas oleh publik.

Beberapa informasi pertanahan mengandung data pribadi, data yuridis, maupun dokumen yang dilindungi oleh ketentuan peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, akses terhadap data tersebut dibatasi untuk menjaga keamanan informasi, melindungi hak pemilik tanah, serta memberikan kepastian hukum bagi seluruh pihak yang berkepentingan.

Dokumen yang memiliki pembatasan akses antara lain meliputi warkah pertanahan, buku tanah, surat ukur, dokumen Hak Guna Usaha (HGU) tertentu, data fisik dan data yuridis, serta dokumen lain yang berkaitan dengan penanganan kasus pertanahan. Pembatasan tersebut bukan dimaksudkan untuk menutup informasi dari masyarakat, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap data yang bersifat sensitif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebijakan pembatasan akses ini memiliki beberapa tujuan, di antaranya:

menjaga keamanan data pertanahan agar tidak disalahgunakan;
melindungi privasi pemegang hak atas tanah;
memberikan kepastian hukum dalam setiap proses pelayanan pertanahan;
mencegah penyalahgunaan informasi oleh pihak yang tidak berwenang; serta
memberikan perlindungan yang adil bagi pihak-pihak yang memiliki kepentingan secara sah.

Baca Juga:  Selamat Hari Agraria dan Tata Ruang (HANTARU) 2025 Peringatan ke-65 Tahun Undang-Undang Pokok Agraria (UUPA)

Meskipun demikian, masyarakat tetap dapat memperoleh informasi pertanahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Permohonan informasi dapat diajukan melalui mekanisme resmi di Kantor Pertanahan atau melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kementerian ATR/BPN. Setiap permohonan akan diproses dengan mengacu pada peraturan perundang-undangan mengenai keterbukaan informasi publik serta perlindungan data dan dokumen pertanahan.

Kementerian ATR/BPN terus berupaya menghadirkan pelayanan informasi yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses, tanpa mengesampingkan aspek perlindungan data dan kepastian hukum. Dengan demikian, keterbukaan informasi dapat berjalan seiring dengan upaya menjaga keamanan dan kerahasiaan data pertanahan yang menjadi hak masyarakat.

Masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai akses data pertanahan dapat menghubungi petugas layanan informasi di Kantor Pertanahan setempat atau melalui kanal resmi PPID Kementerian ATR/BPN. Transparansi pelayanan tetap menjadi prioritas, dengan perlindungan terhadap privasi dan keamanan data sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelayanan publik yang berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti
Awalnya Ragu, Masyarakat Buktikan Pengukuran Terjadwal Tidak Membuatnya Menunggu dalam Ketidakpastian
Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri
Misteri Brosur di Pusat BYD Jakarta: Kebetulan atau Ada Mata Rantai dengan CMM Subang?
Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah
Hadiri HUT ke-81 TNI, Wamen Ossy: Perjalanan Panjang Pengabdian dalam Menjaga Kedaulatan Bangsa
Peringati Hari Kesaktian Pancasila 2026, Kantah Kudus Teguhkan Semangat Persatuan dan Integritas
Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Hadir di Mall Pelayanan Publik, Wujud Komitmen Prima Melayani
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Hanya Menunggu 4 Hari, Layanan Pengukuran Pertanahan Lebih Terukur, Teratur, dan Pasti

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Awalnya Ragu, Masyarakat Buktikan Pengukuran Terjadwal Tidak Membuatnya Menunggu dalam Ketidakpastian

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:59 WIB

Tak Perlu Perantara, Masyarakat Bisa dengan Mudah Urus Roya secara Mandiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:57 WIB

Misteri Brosur di Pusat BYD Jakarta: Kebetulan atau Ada Mata Rantai dengan CMM Subang?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:54 WIB

Tidak Hanya Dapat Jadwal yang Pasti, Masyarakat Makin Rasakan Kecepatan Pengukuran Tanah

Berita Terbaru