Dana Desa dan BUMDes Loning Pemalang Disorot Publik, Warga Desak Pemeriksaan Faktual di Lapangan 

- Penulis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEMALANG — suararevolusi.com

Kamis,15 Oktober 2026.Tata kelola Dana Desa (DD) dan penyertaan modal Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Loning, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, menuai sorotan tajam dari masyarakat. Publik mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran yang mencapai miliaran rupiah, menyusul belum adanya klarifikasi resmi dari pihak pemerintah desa hingga pertengahan Oktober 2026.

Berdasarkan data yang dihimpun, total alokasi Dana Desa Loning Tahun Anggaran 2025 tercatat sebesar Rp1.370.943.000 dan dilaporkan telah tersalurkan 100 persen dalam dua tahap. Namun, realisasi serta kesesuaian penggunaannya di lapangan dipertanyakan oleh warga, terutama pada tiga pos anggaran utama:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sektor Infrastruktur (Rp715.089.000): Dialokasikan untuk pemeliharaan jalan desa, jalan usaha tani, serta fasilitas pengelolaan sampah. Warga menyoroti perlunya kejelasan mengenai volume pekerjaan, titik lokasi, spesifikasi teknis, hingga rincian realisasinya.

PENYERTAAN MODAL BUMDes (Rp285.000.000): Dikucurkan dalam dua tahap, masing-masing senilai Rp10 juta dan Rp275 juta. Penggunaan anggaran ini menjadi perhatian karena warga mempertanyakan bentuk unit usaha yang dijalankan, status aset, laporan keuangan, hingga kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Desa (PADes).

Bidang Kesehatan (Rp248.660.000): Dianggarkan untuk kegiatan PKD/Polindes serta Posyandu, yang juga didorong untuk dibuktikan realisasi fisik dan kegiatannya di lapangan.

Baca Juga:  Capaian 7 Layanan Prioritas Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Periode Mei 2026

Di tengah berkembangnya pertanyaan publik, jajaran Pemerintah Desa Loning dan pengurus BUMDes setempat dilaporkan masih bungkam dan belum memberikan penjelasan resmi terkait substansi persoalan tersebut.

DORONGAN PEMERIKSAAN MENYELURUH dan HAK JAWAB

Merespons situasi ini, masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Pemalang dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pemalang untuk turun tangan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Warga menekankan bahwa kelengkapan dokumen administratif semata tidak cukup untuk membuktikan kesesuaian penggunaan anggaran tanpa adanya pencocokan langsung dengan kondisi faktual di lapangan.

Sebelumnya, Inspektorat Kabupaten Pemalang sempat melaksanakan Audit Akhir Masa Jabatan (AMJ) Kepala Desa Loning pada Juli 2026. Kendati demikian, warga tetap mendorong agar pengawasan dilakukan lebih mendalam, khususnya guna memastikan apakah terdapat indikasi penyimpangan atau potensi kerugian keuangan negara. Jika ditemukan indikasi pelanggaran hukum, masyarakat bahkan mendorong aparat penegak hukum (APH), baik Polres Pemalang maupun Kejaksaan Negeri Pemalang, untuk mengambil langkah penelusuran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Loning, pengurus BUMDes, DPMD Kabupaten Pemalang, maupun Inspektorat Kabupaten Pemalang tetap memiliki ruang penuh untuk memberikan klarifikasi dan hak jawab. Penjelasan resmi dari pihak-pihak berwenang sangat dinantikan agar persoalan ini dapat didudukkan secara objektif berdasarkan fakta yang transparan.(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalin Silaturahmi dengan MACI, Kasat Lantas Polresta Pati Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas Kondusif
Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga
Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria
Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan
Diduga Tak Transparan Kelola Rp1,3 Miliar, Warga Desak Inspektorat Audit Investigatif Pemdes Loning
BUMDes Loning Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Jejak Pengawasan DPMD dan Inspektorat Pemalang
Pengguna Fitur Antrian Daring Sentuh Tanahku: Bisa Urus Tanah Tanpa Cuti
Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah
Berita ini 3 kali dibaca
Sektor Infrastruktur (Rp715.089.000): Dialokasikan untuk pemeliharaan jalan desa, jalan usaha tani, serta fasilitas pengelolaan sampah. Warga menyoroti perlunya kejelasan mengenai volume pekerjaan, titik lokasi, spesifikasi teknis, hingga rincian realisasinya

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Jalin Silaturahmi dengan MACI, Kasat Lantas Polresta Pati Perkuat Sinergi untuk Kamtibmas Kondusif

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Manfaatkan ATR/BPN Dekat untuk Cari Informasi Layanan Pertanahan, Masyarakat: Lebih Hemat Waktu, Biaya, dan Tenaga

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:34 WIB

Kementerian ATR/BPN Gelar Rapat Lanjutan Bersama BRAN untuk Perjelas Pembagian Tugas dan Fungsi terkait Reforma Agraria

Kamis, 15 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Wamen Ossy Tinjau Langsung Kebakaran Kantah Karawang, Prioritaskan Keselamatan dan Pemulihan Layanan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 04:47 WIB

Dana Desa dan BUMDes Loning Pemalang Disorot Publik, Warga Desak Pemeriksaan Faktual di Lapangan 

Berita Terbaru