Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) terus berkomitmen untuk menciptakan kemudahan dan kepastian dalam ekosistem investasi di kawasan timur Indonesia. Hal ini dibuktikan melalui penyelenggaraan Rapat Koordinasi dan Komitmen Bersama Percepatan Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Region II yang dihadiri oleh 73 kepala daerah tingkat kabupaten/kota dari Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua, bertempat di Makassar, pada Selasa (20/10). Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, memaparkan bahwa percepatan penyediaan tata ruang menjadi agenda mendesak seiring dengan tingginya peningkatan populasi manusia dan aktivitas pembangunan yang tidak terbatas di atas ruang yang semakin terbatas. Guna merespons kebutuhan ruang tersebut, Kementerian ATR/BPN membidik penyelesaian 1.703 RDTR pada periode 2026–2028, dengan prioritas penyelesaian 500 RDTR pada tahun 2026. Baca selengkapnya di tataruang.atrbpn.go.id #DirjenTataRuang #BersamaMenataRuang








