
Suara revolusi.com.Palu –
Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 6,7 mengguncang Kota Palu dan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah. Gempa yang dipicu aktivitas Sesar Sausu tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan 13 warga lainnya mengalami luka berat.
Berdasarkan laporan yang dihimpun dari berbagai sumber, korban meninggal dunia tercatat berada di Kabupaten Sigi. Korban diduga tertimpa bangunan yang roboh akibat kuatnya guncangan gempa yang terjadi pada wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain korban jiwa, sedikitnya 13 orang dilaporkan mengalami luka berat dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan setempat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa gempa tersebut merupakan gempa dangkal yang berpusat di darat dan dipicu oleh aktivitas pergerakan Sesar Sausu.
Meski kekuatannya cukup besar, BMKG memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap kerusakan rumah warga maupun infrastruktur yang terdampak gempa.
Tim gabungan juga telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi, penanganan korban, serta penyaluran bantuan logistik darurat kepada masyarakat terdampak.
Para ahli kebencanaan mengingatkan bahwa kawasan Sulawesi Tengah merupakan wilayah yang memiliki sejumlah sesar aktif, sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini terus berupaya memastikan keselamatan warga, mempercepat penanganan korban, serta memulihkan kondisi di wilayah yang terdampak bencana. (Gs).







