MAROS Suararevolusi.com – Himpunan Mahasiswa Kedokteran Hewan (HIMAKAHA) Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan “Bakti Veteriner Vol. II” yang diselenggarakan di Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.
Kegiatan ini berfokus pada pelayanan kesehatan hewan ternak secara gratis bagi masyarakat, meliputi vaksinasi pencegahan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), pemberian obat cacing, serta penyuntikan vitamin guna meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak warga.
Program Bakti Veteriner merupakan hasil kolaborasi antara HIMAKAHA Universitas Hasanuddin dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Maros, UPTD Puskeswan Kabupaten Maros, serta Pemerintah Desa Baruga. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata kepedulian terhadap kesehatan hewan sekaligus pemberdayaan masyarakat peternak di wilayah pedesaan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan sebanyak 38 mahasiswa sebagai panitia pelaksana yang mendampingi 30 mahasiswa peserta dari angkatan 2023, 2024, dan 2025. Para mahasiswa turun langsung ke lapangan untuk memberikan pelayanan kesehatan hewan sekaligus memperoleh pengalaman praktik yang berharga.
Selain membantu menjaga kesehatan ternak milik masyarakat, kegiatan ini juga dirancang sebagai sarana pembelajaran bagi mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan teknis veteriner serta kemampuan komunikasi dengan masyarakat. Melalui interaksi langsung di lapangan, mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memahami kondisi dan kebutuhan para peternak secara nyata.
Ketua Panitia Bakti Veteriner Vol. II, Shafwa Mayyada, menyampaikan bahwa pengalaman terjun langsung ke masyarakat memberikan pembelajaran yang tidak dapat diperoleh hanya melalui proses perkuliahan di kelas.
“Kami berharap melalui Bakti Veteriner, teman-teman mahasiswa dapat mengasah kemampuan mereka, baik dalam menangani hewan ternak secara langsung maupun saat memberikan edukasi kepada masyarakat. Mahasiswa juga belajar menyampaikan informasi dan saran medis dengan bahasa yang sederhana sehingga mudah dipahami oleh para peternak,” ujarnya.
Kehadiran mahasiswa bersama tim UPTD Puskeswan Maros mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Baruga yang mayoritas berprofesi sebagai peternak sapi. Warga merasa terbantu dengan adanya layanan kesehatan hewan yang diberikan secara langsung dan tanpa biaya.
Melalui pelaksanaan vaksinasi PMK, pemberian vitamin, serta pengobatan preventif lainnya, diharapkan kondisi kesehatan dan imunitas ternak masyarakat dapat terus terjaga dari ancaman berbagai penyakit. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap peningkatan produktivitas peternakan yang berdampak pada penguatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Baruga, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros.
Kegiatan Bakti Veteriner Vol. II menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu menciptakan manfaat nyata bagi pembangunan sektor peternakan sekaligus mencetak calon dokter hewan yang kompeten, profesional, dan berjiwa pengabdian.
Red
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT










