
Suara revolusi.com.Rokan Hulu-
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) secara resmi mengembalikan armada Pemadam Kebakaran (Damkar) ke Posko Kota Lama, Kecamatan Kunto Darussalam, sebagai bagian dari upaya peningkatan pelayanan publik serta kesiapsiagaan dalam penanganan kebakaran dan berbagai kondisi darurat lainnya.
Kegiatan pengembalian armada tersebut dihadiri oleh Kepala Satpol PP Kabupaten Rokan Hulu Denis Hendri, Camat Kunto Darussalam Dr. Dedy Saputra, SE., MM, Kepala Bidang Damkar Raski Galileo, Kapolsek Kunto Darussalam AKP Joko Prasanta, SH, para ninik mamak, Datuk Bendaro, tokoh masyarakat, serta Zulpahmi selaku penggagas berdirinya Posko Damkar Kota Lama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Camat Kunto Darussalam Dr. Dedy Saputra menyampaikan bahwa pengembalian armada Damkar ke Posko Kota Lama merupakan wujud komitmen Pemerintah Daerah dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa armada Damkar Kota Lama yang sebelumnya ditarik bukan untuk menghentikan operasional posko, melainkan diperbantukan sementara ke Posko Damkar Ujung Batu karena armada yang bertugas di wilayah tersebut mengalami kerusakan.
“Penarikan armada beberapa waktu lalu bukan untuk menutup kantor atau Posko Damkar Kota Lama. Armada tersebut hanya diperbantukan ke Posko Ujung Batu karena armada di sana sedang mengalami kerusakan,” ujar Dedy.
Menurutnya, setelah armada Damkar Ujung Batu selesai diperbaiki dan kembali beroperasi secara normal, armada beserta personel yang bertugas di Posko Kota Lama dikembalikan untuk melayani masyarakat di wilayah Kecamatan Kunto Darussalam.
“Alhamdulillah, saat ini armada di Ujung Batu sudah beroperasi dengan baik, sehingga armada dan personel Posko Kota Lama kembali bertugas melayani masyarakat di wilayah ini,” tambahnya.
Lebih lanjut, Camat berharap keberadaan armada Damkar di Posko Kota Lama dapat meningkatkan kecepatan respons terhadap kejadian kebakaran maupun situasi darurat lainnya yang memerlukan penanganan segera dan profesional.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, kepolisian, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan dukungan dan sinergi bersama dalam menjaga keberlangsungan layanan Damkar guna mewujudkan keamanan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat Kota Lama serta wilayah sekitarnya.
(Gs).










