

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Suara revolusi com.Rokan Hulu – Maraknya truk ODOL (Over Dimensi Over Loading) yang melintas di Jalan Lingkar Rohul jadi perhatian serius. Untuk menekan angka kecelakaan, Dinas Perhubungan Rohul bersama Satlantas Polres Rohul menggelar razia dan berhasil menjaring 14 truk pelanggaran.
Kasatlantas Polres Rokan Hulu AKP Suheri Sitorus, S.H., M.H. turut mendampingi langsung kegiatan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Rokan Hulu Minarli Ismail, S.P. melalui Kabid LLAJ Dishub Rohul Arie Gunadi, S.STP., M.A.P membenarkan adanya giat tersebut.
“Benar, hari ini kami bersama Satlantas Polres Rohul melakukan pengawasan dan pengendalian efektifitas kebijakan operasi kendaraan. Dari hasil razia, ada 14 truk yang terjaring karena Over Dimensi dan Over Loading,” ujar Arie Gunadi saat dikonfirmasi.
Giat Pengawasan dan Pengendalian Efektifitas Kebijakan Operasi Kendaraan Angkutan Orang/Penumpang dan Barang atau PENUMBAR, serta kendaraan angkutan barang ODOL itu dilaksanakan di wilayah Kecamatan Rambah.
Titik razia dipusatkan di Simpang Alif Ba Ta, Jalan Lingkar Jalur 2 Boter. Kegiatan berlangsung mulai pukul 16.30 WIB hingga 18.30 WIB.
Sementara itu Kasatlantas Polres Rokan Hulu AKP Suheri Sitorus, S.H., M.H. pada giat razia gabungan tersebut mengatakan pentingnya bagi pengendara angkutan orang dan barang untuk memperhatikan Faktor Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran atau Kamseltibcar Lantas.
“Baik itu keselamatan sopir kendaraan itu sendiri dan juga keselamatan pengendara kendaraan yang lainnya, terlebih lagi pada daerah-daerah yang memang rawan kecelakaan,” ujarnya.
Arie menjelaskan, razia ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan kerusakan jalan akibat kendaraan berat yang tidak sesuai aturan. Pihaknya juga memastikan seluruh kendaraan yang melintas diperiksa kelengkapan surat dan muatannya.
Satlantas Polres Rohul dan Dishub Rohul berkomitmen akan terus melakukan penertiban serupa secara rutin agar pengguna jalan lingkar tetap aman dan nyaman.(Gs).






