Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan Pengadaan Tanah di Provinsi Jawa Tengah, Sinergi Menuju Tata Kelola Pertanahan yang Efektif

- Penulis

Kamis, 29 Mei 2025 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kegiatan Pengadaan Tanah yang dilaksanakan secara hybrid (daring dan luring) pada hari Senin, 26 Mei 2025. Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah, Buchori Sugiharso, A. Ptnh., S.H., M.Kn., yang menekankan pentingnya optimalisasi pelaksanaan pengadaan tanah, baik untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) maupun Non-PSN.

Dalam sambutannya, Buchori Sugiharso menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi antar pemangku kepentingan, serta mengevaluasi capaian dan kendala yang dihadapi di lapangan. “Pengadaan tanah merupakan elemen vital dalam pembangunan infrastruktur. Dengan evaluasi ini, kita berharap dapat menciptakan percepatan yang lebih terukur dan solutif,” ujar Buchori.

Sebagai narasumber hadir Heny Susilowati, S.E., M.Hum., Kepala Subdirektorat Pengadaan dan Pencadangan Tanah Wilayah I, yang memaparkan kebijakan terkini terkait pelaksanaan pengadaan tanah, serta memberikan arahan teknis dan regulatif kepada para peserta rapat.

Turut memberikan materi Suriadi, S.T., M.H., Pejabat Fungsional Madya Kementerian ATR/BPN, yang mengulas aspek strategis dan tantangan teknis di lapangan, serta perwakilan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disprakim) Provinsi Jawa Tengah yang menekankan sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam penyediaan lahan.

Kegiatan ini dihadiri oleh para Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan Kantor Pertanahan se-Jawa Tengah, serta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah PSN dan Non-PSN Provinsi Jawa Tengah. Diskusi yang berlangsung interaktif ini menjadi momentum refleksi sekaligus forum berbagi pengalaman antar daerah untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pengadaan tanah di wilayah Jawa Tengah.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak dapat semakin memperkuat kolaborasi demi mendukung keberhasilan pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

#kanwilbpnjateng
#IndonesiaLengkap
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajudanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Live TikTok Polisi Jadi Penyelamat, Dua Bocah Hilang di Tayu Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunya
Ratusan Galon Diduga Berisikan Solar Subsidi Banjiri Jalan, Om Bob Minta APH Tindaklanjuti
Diduga Armada Pengangkut BBM Solar Subsidi Le Mineral Tumpah Bahayakan Pengguna Jalan, Om Bob Kecam Keras Oknum Pemilik
Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”
Tambang Galian C Sumberrejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti
Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati
Anggota Akpersi Kampar, Dina Puspita Sari Diduga Dibanting Orang Tak Dikenal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:27 WIB

Live TikTok Polisi Jadi Penyelamat, Dua Bocah Hilang di Tayu Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunya

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:47 WIB

Ratusan Galon Diduga Berisikan Solar Subsidi Banjiri Jalan, Om Bob Minta APH Tindaklanjuti

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:09 WIB

Diduga Armada Pengangkut BBM Solar Subsidi Le Mineral Tumpah Bahayakan Pengguna Jalan, Om Bob Kecam Keras Oknum Pemilik

Jumat, 17 April 2026 - 02:46 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”

Berita Terbaru