Dorong Ketepatan Program Reforma Agraria Kanwil BPN Jateng Lakukan Tabulasi Data di Kudus Langkah strategis dalam memastikan bahwa program akses Reforma Agraria berjalan tepat sasaran dan berbasis data akurat

- Penulis

Kamis, 31 Juli 2025 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rabu, 30 Juli 2025 — Dalam rangka memperkuat program Reforma Agraria, Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus menerima kunjungan kerja dari Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan tabulasi dan verifikasi data penerima akses Reforma Agraria di wilayah Kabupaten Kudus.

Kegiatan dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB dan difasilitasi oleh Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus. Turut hadir dalam kunjungan tersebut Didik Wahyu Raharso, S.T., M.T. dan Royyan Abdulrahman Al-Hajj, S.I.Kom., yang masing-masing merupakan perwakilan dari Kanwil BPN Jateng dan Penggerak Swadaya Masyarakat Ahli Pertama.

Tabulasi data ini menjadi langkah strategis dalam memastikan bahwa program akses Reforma Agraria berjalan tepat sasaran dan berbasis data akurat. Proses ini juga sebagai bentuk tindak lanjut dari kegiatan Penataan Akses yang telah dilaksanakan sebelumnya di sejumlah desa di Kabupaten Kudus.

Dalam sambutannya, perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus menyampaikan apresiasi atas sinergi dan perhatian yang diberikan oleh Kanwil BPN Jateng. “Kami menyambut baik kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen bersama dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat penerima reforma agraria melalui pemberdayaan yang terarah dan terukur,” ujar perwakilan seksi penataan.

Selama proses kunjungan, dilakukan diskusi teknis, verifikasi data lapangan, serta pemetaan kendala dan potensi pengembangan ke depan. Diharapkan kegiatan ini dapat memperkuat akurasi dan efektivitas dalam pemberian akses bagi subjek Reforma Agraria, khususnya dalam program pendampingan dan pemberdayaan masyarakat.

Kegiatan berlangsung lancar dan penuh semangat kolaboratif, menegaskan pentingnya keterpaduan antara pusat, daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan Reforma Agraria yang berkeadilan.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia
#SetiapKitaAdalahHumas
#SetiapKitaAdalahAmbassador
#KantahKabKudus
#Bersamakitapastibisa
#KudusBangkit

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Live TikTok Polisi Jadi Penyelamat, Dua Bocah Hilang di Tayu Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunya
Ratusan Galon Diduga Berisikan Solar Subsidi Banjiri Jalan, Om Bob Minta APH Tindaklanjuti
Diduga Armada Pengangkut BBM Solar Subsidi Le Mineral Tumpah Bahayakan Pengguna Jalan, Om Bob Kecam Keras Oknum Pemilik
Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”
Tambang Galian C Sumberrejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti
Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati
Anggota Akpersi Kampar, Dina Puspita Sari Diduga Dibanting Orang Tak Dikenal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 30 Juni 2026 - 06:27 WIB

Live TikTok Polisi Jadi Penyelamat, Dua Bocah Hilang di Tayu Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunya

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:47 WIB

Ratusan Galon Diduga Berisikan Solar Subsidi Banjiri Jalan, Om Bob Minta APH Tindaklanjuti

Selasa, 30 Juni 2026 - 03:09 WIB

Diduga Armada Pengangkut BBM Solar Subsidi Le Mineral Tumpah Bahayakan Pengguna Jalan, Om Bob Kecam Keras Oknum Pemilik

Jumat, 17 April 2026 - 02:46 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”

Berita Terbaru