Pembangunan Rabat Beton di Desa Rancasari Blok Masjid Menjadi Sorotan, Diduga Terlalu Banyak Makan Biaya

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indramayu || suararevolusi.com — Kurangnya pengawasan Pemerintah Daerah dalam sisi Pembangunan Desa, Khususnya pembangunan jalan Cor Rabat Beton yang menjadi pertanyaan masyarakat, terkadang tidak sesuai dengan spesifikasi dana yang di anggarkan.

Dalam melakukan monitoring terkait (DD) Dana Desa Tahap 2, diduga masih minim pengawasan dari pihak-pihak terkait sehingga dugaan penyelewengan Dana berkedok pembangunan itu benar-benar terjadi, oleh sebab itu awak media mencoba menggali kebenaran akurasi anggaran pembangunan rabat beton di Desa Rancasari Kecamatan Bangodua, yang mana telah dilaksanakan kegiatan pembangunan jalan Cor Rabat Beton banyak kejanggalan, pasalnya terlalu besar dana yang di anggarkan.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Ikuti Entry Meeting Pemeriksaan BPK Secara Daring

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak-Pihak terkait yang berkewajiban memonitoring serta menegur untuk meluruskan pembangunan tersebut di minta segera turun guna meninjau langsung kegiatan pembangunan tersebut jika benar adanya dugaan kecurangan maka dalam hal ini harus ada orang yang bertanggung jawab.

(Tim Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galian C Diduga Ilegal di Pati Disorot, ESDM Mengaku Tak Berwenang, BPI KPNPA RI Desak Penegakan Hukum Terpadu
Terkesan Menutupi Permasalahan, Pengurus Yayasan: Pengasuh Tidak Ada Ditempat
Inisial S Disebut Dalam Sidak Pertambangan Pemkab Pati, Diduga Ilegal
Sarasehan Kolaboratif Revisi RTR KSN Jabodetabek-Punjur: Menata Ulang Kawasan dalam Menghadapi Tantangan Urbanisasi dan Perubahan Iklim
Dirjen Tata Ruang Tekankan Urgensi Informasi Geospasial untuk SDA, Keamanan Negara, dan Bencana
Ditjen Tata Ruang Perkuat Kepastian Hukum dan Investasi di Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi Utara
Dorong Kepastian Investasi, Ditjen Tata Ruang Gelar Rakor Lintas Sektor RTRW dan RDTR
Ditjen Tata Ruang Perkuat Kualitas Kearsipan melalui Evaluasi 2025 dan Persiapan Pengawasan 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 11:16 WIB

Galian C Diduga Ilegal di Pati Disorot, ESDM Mengaku Tak Berwenang, BPI KPNPA RI Desak Penegakan Hukum Terpadu

Selasa, 28 April 2026 - 01:14 WIB

Terkesan Menutupi Permasalahan, Pengurus Yayasan: Pengasuh Tidak Ada Ditempat

Senin, 27 April 2026 - 22:07 WIB

Inisial S Disebut Dalam Sidak Pertambangan Pemkab Pati, Diduga Ilegal

Senin, 27 April 2026 - 12:43 WIB

Sarasehan Kolaboratif Revisi RTR KSN Jabodetabek-Punjur: Menata Ulang Kawasan dalam Menghadapi Tantangan Urbanisasi dan Perubahan Iklim

Senin, 27 April 2026 - 12:37 WIB

Ditjen Tata Ruang Perkuat Kepastian Hukum dan Investasi di Kepulauan Bangka Belitung dan Sulawesi Utara

Berita Terbaru

Uncategorized

Inisial S Disebut Dalam Sidak Pertambangan Pemkab Pati, Diduga Ilegal

Senin, 27 Apr 2026 - 22:07 WIB