Bahas Penyempurnaan Juknis Ditjen Penataan Agraria Gelar Rapat Finalisasi

- Penulis

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktorat Jenderal Penataan Agraria menggelar Rapat Pembahasan Petunjuk Teknis (Juknis) secara daring, yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari pada Senin s.d. Rabu (29-31/12/2025).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Direktur Jenderal Penataan Agraria yang didampingi Para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Ditjen Pentag ini menjadi sarana untuk bertukar pikiran dalam rangka menyempurnakan petunjuk teknis/petunjuk pelaksanaan yang telah disusun oleh Direktorat Teknis untuk nantinya digunakan sebagai pedoman bagi pelaksana kegiatan penataan agraria di daerah di tahun 2026.

Mengawali rangkaian agenda rapat, di hari pertama diawali dengan sesi pemaparan dari masing-masing Kepala Subdirektorat dari Direktorat Penatagunaan Tanah yang membahas mengenai tata cara kerja Neraca Penatagunaan Tanah Regional, petunjuk teknis SK penegasan tanah timbul, dan petunjuk teknis Pertimbangan Teknis Pertanahan tahun 2026.

Di hari kedua, seluruh Kasubdit dari Direktorat Pemberdayaan Tanah Masyarakat memaparkan mengenai petunjuk teknis data penerima akses Reforma Agraria, penanganan akses Reforma Agraria, dan fasilitasi pendampingan usaha.

Mengakhiri rangkaian rapat pembahasan, di hari ketiga dilaksanakan dengan pemaparan dari Direktorat Landreform yang membahas mengenai petunjuk pelaksanaan kegiatan Penataan Penguasaan, Pemilikan, Penggunaan, dan Pemanfaatan Tanah (P4T), petunjuk pelaksanaan Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA), dan petunjuk pelaksanaan mengenai penetapan Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) serta pemaparan lanjutan untuk pelaksanaan redistribusi tanah yang dipaparkan oleh masing-masing Kasubdit dari Direktorat Landreform.

Rapat pembahasan petunjuk teknis/petunjuk pelaksanaan ini diikuti oleh seluruh jajaran Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan juga jajaran staf Direktorat Jenderal Penataan Agraria yang mengikuti secara daring.

Sumber: Tim Media Ditjen Penataan Agraria
@kementerian.atrbpn
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun
Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat
Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur
Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden
BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Aspirasi Masyarakat Akhirnya Terjawab
HMI Buka LK ll Nasional :Sekda Rohul Kepemimpinan Dibangun Melalui Dedikasi dan Pengabdian Kader .
Perkuat Antisipasi Musim Kemarau ,Polsek Bonai Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla di Bonai Darussalam
LSM KOREK Riau Minta BPK RI Perwakilan Provinsi Riau Audit Kegiatan Dinas PUPR Kabupaten Rokan Hilir
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:59 WIB

Bahas Rencana Kerja Tahun Anggaran 2027 dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp10 Triliun

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:57 WIB

Menteri Nusron Ingin Target PTSL Tahun 2027 Ditambah untuk Perluas Kepastian Hukum bagi Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:48 WIB

Berikan Pengarahan di Kantah Kota Samarinda, Wamen Ossy: ATR/BPN Harus Jadi Solusi Atas Pembangunan di Kalimantan Timur

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:45 WIB

Jadi Pembicara di Akademi Politik UMJ, Wamen ATR/Waka BPN: Pertanahan Berperan Strategis dalam Mendukung Asta Cita Presiden

Sabtu, 13 Juni 2026 - 09:54 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Kejati Jabar Tetapkan Wakil Bupati Indramayu Sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Aspirasi Masyarakat Akhirnya Terjawab

Berita Terbaru