Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari menghadiri Rapat Koordinasi terkait Penyediaan Lahan untuk Kegiatan Operasi dan Infrastruktur Hulu Migas yang diselenggarakan oleh PT Pertamina, pada Kamis (25/06/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya bersama dalam meningkatkan ketahanan energi nasional serta menjaga target produksi minyak dan gas bumi nasional, selain itu pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Menteri ATR/Kepala BPN dengan Direktur Utama PT Pertamina yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Rapat Koordinasi ini membahas mengenai penyelarasan tata ruang untuk penyediaan lahan kegiatan operasi dan infrastruktur hulu migas, selain itu juga membahas terkait sinergi dan akselerasi penyediaan lahan kegiatan operasi dan infrastruktur migas. Di mana seluruhnya merupakan upaya dalam rangka mengakselerasi kegiatan hulu migas untuk meningkatkan ketahanan energi nasional.
Direktur Jenderal Penataan Agraria dalam sambutannya mendukung setiap tujuan baik dari program tersebut, selain itu ia juga menyatakan komitmennya dalam mengakselerasi penyediaan lahan untuk operasional hulu migas demi mengamankan ketahanan energi nasional. “Kami dari Direktorat Jenderal Penataan Agraria berupaya sebagai penjembatan antara tingginya kebutuhan ruang operasional dengan koridor regulasi yang berlaku, yang diwujudkan melalui penyusunan instrumen yang dapat mendukung program penyediaan tanah untuk operasional hulu migas Pertamina salah satunya melalui dukungan data potensi ketersediaan tanah melalui data NPGT dan juga instrumen-instrumen penatagunaan tanah lainnya,” ungkap Embun Sari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat Koordinasi terkait Penyediaan Lahan untuk Kegiatan Operasi dan Infrastruktur Hulu Migas Pertamina ini turut dihadiri oleh Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang, Direktur Penatagunaan Tanah beserta sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Kementerian ATR/BPN.








