Dalam dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, Kementerian ATR/BPN terus berupaya menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin modern, cepat, transparan, dan memberikan manfaat nyata.
Alhamdulillah, sejumlah capaian telah kita raih. Penerbitan sertipikat elektronik meningkat 8,4 kali lipat, sebanyak 53.431 bidang tanah wakaf dan 2.014 bidang tanah rumah ibadah telah disertipikatkan, serta nilai ekonomi yang terkait dengan layanan pertanahan mencapai Rp1.834,8 triliun.
Namun, di balik angka-angka tersebut, ada hal yang jauh lebih penting: kepastian hak masyarakat, perlindungan aset umat, meningkatnya kepercayaan, dan terbukanya peluang ekonomi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kami menyadari masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Capaian ini menjadi penyemangat untuk terus berbenah, memperkuat integritas, dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Mohon doa, dukungan, dan pengawasan dari seluruh masyarakat agar Kementerian ATR/BPN semakin baik dan semakin dipercaya.
Karena pada akhirnya, keberhasilan pelayanan pertanahan bukan sekadar diukur dari banyaknya sertipikat yang diterbitkan, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.








