Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati

Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati

Spread the love

Pati – Pelaksanaan Liga Sepak Bola Antardesa se-Kabupaten Pati yang digelar di Stadion Joyokusumo menuai kritik tajam. Meski tim Desa Wonorejo (Persewo) berhasil keluar sebagai juara, hadiah yang diberikan panitia dinilai tidak sebanding dengan perjuangan para atlet.

‎​Dalam laga final tersebut, Persewo Desa Wonorejo sukses menundukkan Desa Pohgading, Kecamatan Gembong, dengan skor tipis 1-0. Namun, kemenangan tersebut terasa hambar setelah diketahui bahwa hadiah bagi sang juara hanya berupa piala dan satu dus makanan ringan (snack).

‎​Kekecewaan Pelatih Persewo
‎​Minto, Pelatih Persewo Wonorejo, menyampaikan kekecewaannya terhadap panitia pelaksana dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Pati. Ia mengaku sempat menanyakan perihal hadiah sebelum laga dimulai, namun panitia terkesan menutup-nutupi.

‎​”Saya sempat bertanya soal hadiah juara pertama, tapi jawaban panitia selalu ‘masih rahasia’. Karena khawatir mengganggu mental pemain, saya tetap memotivasi mereka untuk fokus bertanding,” ujar Minto, Jumat (2/1/2026).

‎​Mirisnya, informasi mengenai ketiadaan uang pembinaan baru disampaikan panitia saat jeda babak pertama. Beruntung, para pemain tetap tampil maksimal berkat apresiasi mandiri dari pihak lain.

‎​Pemain tetap mendapatkan bonus dari Pemerintah Desa (Pemdes) Wonorejo.
‎​Dukungan Legislatif, Kartina Sukawati, anggota DPRD Jawa Tengah, juga turut memberikan apresiasi atas kemenangan tersebut.

‎​Kritik dari Pengamat Kebijakan Publik
‎​Kejadian ini juga memicu reaksi keras dari pengamat kebijakan publik, Slamet Widodo, yang akrab disapa Om Bob. Ia mempertanyakan koordinasi antara Dinporapar, Dispermades, dan PSSI Kabupaten Pati.

‎​”Kejadian ini menunjukkan seolah dinas terkait tidak memiliki semangat untuk membangun olahraga di Pati. Apakah sudah ada koordinasi dengan PSSI? Jika hadiahnya hanya snack, ini sangat tidak menghargai jerih payah para atlet,” tegas Om Bob.

‎​Ia menambahkan bahwa insiden ini dapat mencoreng citra kepemimpinan Bupati Pati yang selama ini berkomitmen memajukan dunia olahraga. Menurutnya, hadiah berupa uang pembinaan sangat krusial untuk keberlanjutan regenerasi atlet sepak bola di tingkat desa.

( team)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *