Direktorat Jenderal Penataan Agraria Melakukan Kunjungan dan Persiapan Panen Pisang Cavendish Hasil Kegiatan Penataan Akses Terhadap Tanah Ulayat Pertama di Indonesia

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 03:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Penataan Agraria, Embun Sari, melakukan kunjungan dalam rangka persiapan panen pisang cavendish hasil dari kegiatan penataan akses Reforma Agraria yang berasal dari tanah ulayat, pada Kamis (30/04/2026). Kunjungan tersebut berlokasi di Desa Asahduren, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali dengan didampingi oleh Direktur Pemberdayaan Tanah Masyarakat beserta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Bali.

Pada kunjungan yang dilaksanakan, Direktur Jenderal Penataan Agraria melihat dan meninjau langsung ke lokasi yang sebelumnya dilakukan penanaman perdana pisang cavendish di lokasi tanah ulayat pertama di Indonesia oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN pada Februari 2025. Kini, tanah adat tersebut sudah dipenuhi pohon pisang yang produktif dan masyarakat setempat sudah lebih berdaya secara ekonomi karena nantinya akan merasakan langsung dampak nyata peningkatan penghasilan dari pisang cavendish.

Baca Juga:  Panitia A Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Laksanakan Pemeriksaan Tanah di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae.

Pada kesempatan ini, Direktur Jenderal Penataan Agraria juga berkesempatan memanen langsung pisang cavendish dan menyaksikan testimoni dari Ketua Adat Desa Asahduren, I Kadek Suentra mengenai dampak signifikan yang dirasakan terkait peningkatan ekonomi masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sumber: Tim Media Ditjen Penataan Agraria
@kementerian.atrbpn
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kajari Rohul: Kejaksaan Harus Semakin Humanis dan Dipercaya Masyarakat
Lapas Pasir Pengaraian Bantah Isu Sewa Kamar, Jual Beli Tamping dan Peredaran HP Ilegal
Kajari Rokan Hulu Hadiri Peringatan HUT IAD ke-XXVI, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Pengabdian
Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi
Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 13:11 WIB

Syukuran Hari Bhakti Adhyaksa ke-66, Kajari Rohul: Kejaksaan Harus Semakin Humanis dan Dipercaya Masyarakat

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:09 WIB

Lapas Pasir Pengaraian Bantah Isu Sewa Kamar, Jual Beli Tamping dan Peredaran HP Ilegal

Rabu, 22 Juli 2026 - 05:03 WIB

Kajari Rokan Hulu Hadiri Peringatan HUT IAD ke-XXVI, Tegaskan Semangat Kebersamaan dan Pengabdian

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:52 WIB

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Berita Terbaru