Diduga kuat Pemilik Panti Asuhan Letycia Hosana indonesia Sudah Menyiksa anak-anak panti asuhan

- Penulis

Minggu, 17 Agustus 2025 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan-Suararevolusi.com –Keluarga besar korban memohon kepada Kapolrestabes Medan dan Dinas sosial Kota Medan bertindak tegas atas terjadinya dugaan penganiayaan terhadap anak-anak miskin di Panti Asuhan Letycia Hosana Indonesia yang beralamat di Jalan Sempurna no 95 Kota Medan pada Minggu 03 Agustus 2025 lalu.

Dugaan penganiayaan tersebut dilaporkan ayah korban Matius Eliyus Giawa (36th) kepada Polrestabes Medan sesuai dengan Nomor : STTLP/B/2723/VIII/2025/SPKT/Polrestabes Medan pada Senin 11 Agustus 2025.

Dihadapan sejumlah awak media, Jum’at 15 Agustus 2025, didampingi kuasa hukumnya Adv Agus Buulolo, S.H, MH dan Famati Gulo,S.H,MH, ayah korban menerangkan. Dua orang anaknya yang tinggal di panti asuhan Letycia Hosana Indonesia sudah sejak lama, dikarenakan kehidupannya sebagai orang tua sangat susah dan miskin sehingga harus bekerja di ladang-ladang orang lain di Tanah Karo, akibatnya kedua anak itu harus dititipkan di panti asuhan di Kota Medan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pria yang berasal dari Nias Selatan ini juga menyampaikan, sangat terkejut atas perlakuan pemilik panti berinsial MG dan TZ yang sangat tega menganiaya dan memukul anak anaknya, sehingga kedua anak itu harus melarikan diri ke Tanah Karo dan menjumpai orang tuanya.

Baca Juga:  Setiap pelayanan dari Kantor Pertanahaan Kabupaten Kudus bukan sekadar rutinitas, melainkan cerminan langsung dari kualitas dan integritas

Ironisnya lagi anak saya perempuan di buka baju lalu di tarik rambutnya oleh ibu panti di hadapan beberapa anak laki-laki juga tinggal di panti asuhan tersebut.

“Sangat kejam perlakuan pemilik Panti Asuhan itu, saat saya tanya anak anak saya, anak saya menunjukkan tangan kirinya saya sudah lebam-lebam, bengkak dan kepala serta paha anak saya sering dipukuli menggunakan rotan dan parahnya lagi melempar wajah anak saya dengan sepatu, sangat kejam dan menyedihkan, maka tolonglah kami pak Kapolrestabes,” ujarnya menangis tersedu sedu di depan Kantor Dinas sosial Kota Medan pada hari Jum’at 15 Agustus 2025 Siang.

Sementara itu, kuasa hukumnya, Adv Agus Buulolo, S.H, M.H dan Famati Gulo menegaskan, para pelaku harus segera ditahan dan panti asuhan tersebut harus dikaji apakah sudah memiliki ijin dan legalitas yang sah oleh Pemko Medan.

” Matius Eliyus Giawa berharap arapat kepolisian segera menjerat para pelaku dengan dan Pemerintah Kota Medan segera menutup operasional kegiatan panti asuhan tersebut, Ujarnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”
Tambang Galian C Sumberrejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti
Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati
Anggota Akpersi Kampar, Dina Puspita Sari Diduga Dibanting Orang Tak Dikenal
Konfirmasi Tambang Donorojo, Ombudsman Jateng: Sesuai Ketentuan Diperlukan Pengawasan yang Berwenang
DLH Jepara Bungkam saat Dikonfirmasi Tambang Sertu Donorojo, Ada Apakah..?!
Didik, Direktur PT Rahayu Utomo Jaya: Aksi Masyarakat Itu Adalah Bagian dari Demokrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:46 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”

Senin, 12 Januari 2026 - 14:17 WIB

Tambang Galian C Sumberrejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:21 WIB

Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:43 WIB

Anggota Akpersi Kampar, Dina Puspita Sari Diduga Dibanting Orang Tak Dikenal

Berita Terbaru