Proyek Jalan Pantura Pati–Kudus Disorot, Warga Pertanyakan Kualitas Pengerjaan dan Pengawasan

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suararevolusi.com, Pati Jawa Tengah
‎Pengerjaan jalan baru Pantura Pati – Kudus, tepatnya dari mulai patung kuda, Plangitan y Margorejo menjadi sorotan banyak masyarakat terutama pengguna jalan. Pengerjaan yang diduga dinilai asal-asalan dan amburadul.

‎Dari sepanjang jalan tersebut terlihat tidak adanya kerapian dalam pengerjaan, diantaranya’ pembatas jalan pemisah jalur sebagian belum adanya penghurugkan tanah (masih berlubang)

‎Penataan tanah hurug di pembatas jalan tidak rapi (Tinggi, rendah)

‎Ada apakah dengan itu semua..?!

‎Banyak orang bertanya – tanya pengerjaan pembatas jalan tersebut apakah hanya dihurug tanah saja?!

‎”Karena terpantau dari jalan Pantura yang lainnya, pembatas jalan dikerjakan dengan pengecoran atau papeng.” Kata warga

‎Kepada pihak Dinas terkait, diminta untuk segera dilakukan pengawasan dan pengecekan terhadap pengerjaan jalan tersebut. Dengan telan anggaran kurang lebih Empat Puluhan lima Miliar diharapkan pengerjaan sesuai RAP dan sepantasnya.

‎’Kami masyarakat berharap menggunakan anggaran Pemerintahan yang berasal dari pajak rakyat, orang kecil untuk digunakan dan dikerjakan dengan sesuai dan jangan asal-asalan. Jalan baru bangun belum genap setahun rusak, jangan sampai.” Tambah harapnya

‎Sekali lagi mohon pemerintah daerah maupun pusat agar segera dilakukan pengecekan terhadap Jalan Pati – Kudus segera. Bahkan kabel – kabel yang mengancam keselamatan seseorang agar segera dilakukan penataan. Karena selain membahayakan juga tidak enak dipandang mata.” Pungkas Ynt dan warga lainnya

Baca Juga:  BPSDM Kementerian ATR/BPN menerima Mahasiswa Magang Sekolah Bisnis IPB University, bertempat di Ruang Sebatik lantai 5 BPSDM

(Team)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum
Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan
Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026
Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur
Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung
Ditjen Tata Ruang Integrasikan Kawasan Pertanian ke Dalam RDTR Interaktif dan OSS
Mengenal Lebih Dekat Jabatan Fungsional Penata Ruang
Perkuat Implementasi PDN, Itjen ATR/BPN Gelar Program Pengembangan Manajemen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:56 WIB

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum

Jumat, 4 September 2026 - 05:30 WIB

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 September 2026 - 05:28 WIB

Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026

Jumat, 4 September 2026 - 05:26 WIB

Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur

Jumat, 4 September 2026 - 05:22 WIB

Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung

Berita Terbaru

Uncategorized

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 Sep 2026 - 05:30 WIB