Tanah Telantar: Untuk Siapa dan Mengapa Harus Dikelola Negara?

- Penulis

Senin, 22 September 2025 - 10:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus – Tanah merupakan salah satu aset penting bagi kehidupan masyarakat dan pembangunan bangsa. Namun, tidak semua tanah yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal. Masih terdapat tanah yang sengaja tidak diusahakan, tidak digunakan, tidak dimanfaatkan, dan/atau tidak dipelihara. Tanah seperti ini kemudian dikategorikan sebagai Tanah Telantar.

Menurut ketentuan yang berlaku, Tanah Telantar meliputi tanah hak, tanah hak pengelolaan, maupun tanah yang diperoleh berdasarkan DPAT (Dasar Penguasaan Atas Tanah). Apabila suatu bidang tanah telah ditetapkan sebagai tanah telantar, maka tanah tersebut akan dikuasai langsung oleh negara. Selanjutnya, tanah tersebut dimasukkan ke dalam Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN).

Untuk Siapa Tanah Telantar? Tanah Cadangan Umum Negara tidak dibiarkan begitu saja, melainkan dikelola secara optimal untuk kepentingan masyarakat dan negara. Hal ini sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 ayat (3) yang menegaskan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.

Pemanfaatan TCUN Tanah telantar yang telah dikuasai negara akan dimanfaatkan melalui berbagai program strategis, antara lain:

1. Reforma Agraria, guna pemerataan akses kepemilikan dan pemanfaatan tanah.
2. Proyek Strategis Nasional, untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan kebutuhan strategis lainnya.
3. Bank Tanah, sebagai instrumen penyediaan tanah bagi kepentingan pembangunan yang berkelanjutan.
4. Cadangan Negara Lainnya, sesuai kebutuhan untuk kepentingan bangsa dan negara.
5. Menuju Pemanfaatan Tanah yang Adil

Pengelolaan tanah telantar oleh negara bukan sekadar bentuk penertiban, tetapi juga menjadi upaya menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Dengan pemanfaatan yang tepat, tanah yang sebelumnya tidak produktif dapat menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

#IndonesiaLengkap
#ATRBPNKiniLebihBaik
#ATRBPNMajudanModern
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Tegaskan Komitmen Tolak Gratifikasi, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Berintegritas
DIBUKA KEMBALI! MAGANGHUB BATCH 3 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KUDUS
MasNya ATR/BPN Hadirkan Layanan Informasi Pertanahan melalui Live TikTok
Selamat Datang dan Bergabung, Nono Suhartono sebagai Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah
Selamat Datang dan Bergabung, Joko Pitoyo Cahyono sebagai Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah
Pelantikan Pejabat ATR/BPN, Momentum Perkuat Integritas dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Dorong Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Pati melalui Penyusunan Empat RDTR
Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:56 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Tegaskan Komitmen Tolak Gratifikasi, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Berintegritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:55 WIB

DIBUKA KEMBALI! MAGANGHUB BATCH 3 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KUDUS

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:54 WIB

MasNya ATR/BPN Hadirkan Layanan Informasi Pertanahan melalui Live TikTok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Selamat Datang dan Bergabung, Nono Suhartono sebagai Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Selamat Datang dan Bergabung, Joko Pitoyo Cahyono sebagai Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah

Berita Terbaru

Uncategorized

DIBUKA KEMBALI! MAGANGHUB BATCH 3 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KUDUS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:55 WIB