Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus menggelar kegiatan Coffee Morning Monitoring dan Evaluasi (Monev) yang dipimpin oleh Kepala Kantor, Heru Muljanto, pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi kinerja layanan serta merumuskan langkah percepatan penyelesaian tunggakan berkas.
Dalam pembahasan terungkap bahwa jumlah berkas layanan yang melebihi standar waktu pelayanan (SPOPP) sejak tahun 2015 hingga 2026 mencapai 207 berkas, dengan 150 berkas di antaranya terjadi pada tahun 2026. Kondisi ini dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, khususnya pada Seksi Survei dan Pemetaan yang saat ini hanya didukung lima pegawai, serta berkurangnya tenaga validasi dan pemetaan.
Coffee Morning juga menyoroti dampak mutasi pegawai pasca-Lebaran yang berpotensi menambah beban layanan. Untuk itu, pimpinan menekankan pentingnya penataan petugas loket, pembinaan bagi ASN dan PPPK baru agar bekerja sesuai SOP dan PNBP, serta penyamaan persepsi layanan antar petugas loket guna meminimalisir koreksi berulang yang menimbulkan keluhan pemohon dan PPAT.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, dibahas pula kendala pengukuran, penanganan perkara dan sengketa pertanahan, capaian target pada beberapa seksi teknis, serta progres penyerapan anggaran yang hingga awal Maret 2026 telah mencapai 16,47 persen dan diproyeksikan meningkat dalam waktu dekat.
Melalui kegiatan ini, Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kualitas layanan, serta menekan tunggakan secara bertahap demi mewujudkan pelayanan pertanahan yang profesional, tertib, dan akuntabel.
#KantahKabKudus












