Dorong Kepastian Investasi, Ditjen Tata Ruang Gelar Rakor Lintas Sektor RTRW dan RDTR

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam upaya mempercepat penyusunan dan penetapan rencana tata ruang yang berkualitas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang menggelar rapat koordinasi lintas sektor pada Selasa (21/04/2026).

Rapat koordinasi tersebut membahas dua dokumen perencanaan, yakni Rancangan Peraturan Daerah Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Barru, Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026–2046 serta Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Sengayam, Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026–2046.

Kesempatan pertama diberikan kepada Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, untuk memaparkan Ranperda RTRW Kabupaten Barru. Dalam paparannya, ia menyampaikan bahwa penyusunan RTRW dilakukan dengan mengacu pada kebijakan strategis nasional, di antaranya penetapan Kabupaten Barru sebagai pusat kegiatan wilayah serta pengembangan Pelabuhan Garongkong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penataan ruang Kabupaten Barru diarahkan untuk mendukung pembangunan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan, dan ketahanan terhadap bencana,” jelas Bupati Barru.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Kotabaru, Muhammad Rusli, menyampaikan bahwa Wilayah Perencanaan Sengayam memiliki peran strategis dan berpotensi menjadi kawasan strategis tingkat provinsi maupun kabupaten, khususnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi. Selain itu, posisinya sebagai pintu gerbang wilayah menjadikan kawasan ini sebagai akses penting Provinsi Kalimantan Selatan menuju Ibu Kota Nusantara, yang didukung oleh jaringan jalan arteri primer sehingga berfungsi sebagai simpul transportasi strategis.

Baca Juga:  Meningkat 206%, Menteri Nusron Apresiasi Peran Nazir dalam Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf

“Penyusunan RDTR WP Sengayam memberikan kepastian perencanaan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, kemudahan investasi, serta pembangunan daerah yang lebih terarah, cepat, dan berkelanjutan,”tambah Muhammad Rusli.

Direktur Jenderal Tata Ruang, Suyus Windayana, dalam arahannya meminta pemerintah daerah untuk segera mengakomodasi masukan dari Kementerian/Lembaga dalam waktu maksimal 20 hari kerja, agar Persetujuan Substansi dapat segera diterbitkan. Selanjutnya, penetapan Peraturan Daerah diharapkan dapat dilakukan paling lama dua bulan setelah persetujuan tersebut.

“Harapannya, dalam 2 (dua) bulan ke depan rencana tata ruang sudah selesai dan ditetapkan, sehingga dapat memberikan kepastian bagi investasi,” ujar Suyus.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian masukan dari berbagai Kementerian/Lembaga yang dimoderatori oleh Direktur Bina Perencanaan Tata Ruang Daerah Wilayah I, Rahma Julianti. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi
Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan
Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026
Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat
Ditjen PTPP Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanah Tol Kamal Muara – Teluknaga – Rajeg
Percepat Sinkronisasi RTRW,Ditjen Tata Ruang Fasilitasi Konsultasi Strategis bersama Pansus DPRD
Pindai Kode QR untuk Cek Perkembangan Berkas KKPR
Lantik 1.361 Pejabat ATR/BPN, Sekjen: Amanah Baru untuk Jadi Motor Penggerak Perubahan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:32 WIB

Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:28 WIB

Percepat Sinkronisasi RTRW,Ditjen Tata Ruang Fasilitasi Konsultasi Strategis bersama Pansus DPRD

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:33 WIB

Uncategorized

Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:31 WIB