
Suara revolusi.com.Kepenuhan Hulu – Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), unsur Forkopimcam bersama berbagai stakeholder melaksanakan Apel Bersama Siaga Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan tingkat Kecamatan Kepenuhan Hulu, Senin (15/06/2026), di Lapangan Kantor Camat Kepenuhan Hulu.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.10 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Camat Kepenuhan Hulu, Junaedi, S.IP., M.Si., dan diikuti oleh personel TNI-Polri, petugas pemadam kebakaran, kepala desa se-Kecamatan Kepenuhan Hulu, perwakilan perusahaan, organisasi masyarakat peduli api, serta instansi terkait lainnya.
Apel siaga ini menjadi wujud nyata sinergitas antara pemerintah, TNI, Polri, perusahaan, dan masyarakat dalam mengantisipasi serta menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan yang rawan terjadi saat musim kemarau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam rangkaian kegiatan, pimpinan apel bersama Kapolsek Kepenuhan dan Danramil 14/Kepenuhan melakukan pemeriksaan kesiapan personel serta sarana dan prasarana pemadaman kebakaran. Berbagai peralatan ditampilkan, mulai dari mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dan PT Ekadura, kendaraan dinas TNI-Polri, hingga sejumlah mesin pompa air dan waterax mini striker pump yang siap digunakan apabila terjadi kebakaran.

Selain itu, seluruh peserta juga mengucapkan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama oleh Camat Kepenuhan Hulu, Danramil 14/Kepenuhan, Kapolsek Kepenuhan, UPTD Damkar, para kepala desa, perwakilan perusahaan, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta unsur Pramuka.
Dalam amanatnya, Camat Kepenuhan Hulu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menunjukkan komitmen dan kesiapan dalam menghadapi ancaman Karhutla. Ia menegaskan pentingnya pemetaan wilayah rawan kebakaran, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta pelaksanaan deteksi dini guna mencegah terjadinya kebakaran yang dapat menimbulkan dampak luas bagi lingkungan dan masyarakat.
“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Seluruh pihak harus responsif, fleksibel, serta terus memperkuat koordinasi dengan BMKG dan BPBD agar setiap potensi kebakaran dapat diantisipasi sejak dini,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan apel siaga ini, diharapkan seluruh elemen yang terlibat semakin solid dalam menjaga wilayah Kecamatan Kepenuhan Hulu dari ancaman kebakaran hutan dan lahan, sehingga tercipta lingkungan yang aman, sehat, dan kondusif bagi masyarakat.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 09.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.










