PASTIKAN BANTUAN TEPAT SASARAN, TIM LAKUKAN SUPERVISI PENELITIAN KPM PROGRAM SEMBAKO TIDAK TRANSAKSI PERIODE JANUARI – JUNI 2026*

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PASTIKAN BANTUAN TEPAT SASARAN, TIM LAKUKAN SUPERVISI PENELITIAN KPM PROGRAM SEMBAKO TIDAK TRANSAKSI PERIODE JANUARI - JUNI 2026*

_Tasikmalaya, 5 Agustus 2026_

Dalam upaya menjaga akurasi data dan memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran, Tim terkait melaksanakan Supervisi Penelitian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako Tidak Transaksi Periode Januari - Juni Tahun 2026*.

Kegiatan supervisi ini dilakukan untuk memverifikasi data KPM yang selama 6 bulan tidak melakukan transaksi di e-warung. Tujuannya adalah agar data penerima bantuan selalu diperbarui sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Supervisi ini sangat penting. Kami ingin memastikan bantuan dari pemerintah, khususnya Program Sembako, benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan masih membutuhkan. Jika ada KPM yang sudah tidak layak atau sudah mampu, maka datanya dapat diusulkan untuk pembaruan," ujar petugas supervisi di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penyaluran bantuan sosial. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan tidak ada lagi data KPM ganda atau data yang sudah tidak sesuai.

Diharapkan dengan adanya supervisi ini, Program Sembako dapat berjalan lebih efektif, sasarannya lebih tepat, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Narasumber: Tim Supervisi Program Sembako_

PASTIKAN BANTUAN TEPAT SASARAN, TIM LAKUKAN SUPERVISI PENELITIAN KPM PROGRAM SEMBAKO TIDAK TRANSAKSI PERIODE JANUARI – JUNI 2026*

_Tasikmalaya, 5 Agustus 2026_

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam upaya menjaga akurasi data dan memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan tepat sasaran, Tim terkait melaksanakan Supervisi Penelitian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Sembako Tidak Transaksi Periode Januari – Juni Tahun 2026*.

Kegiatan supervisi ini dilakukan untuk memverifikasi data KPM yang selama 6 bulan tidak melakukan transaksi di e-warung. Tujuannya adalah agar data penerima bantuan selalu diperbarui sesuai dengan kondisi di lapangan.

“Supervisi ini sangat penting. Kami ingin memastikan bantuan dari pemerintah, khususnya Program Sembako, benar-benar diterima oleh warga yang berhak dan masih membutuhkan. Jika ada KPM yang sudah tidak layak atau sudah mampu, maka datanya dapat diusulkan untuk pembaruan,” ujar petugas supervisi di lapangan.

Baca Juga:  Jadi Pembicara #DemiIndonesia, Menteri Nusron: Siap Menahan Laju Alih Fungsi Lahan

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akuntabilitas dan transparansi dalam penyaluran bantuan sosial. Dengan adanya penelitian ini, diharapkan tidak ada lagi data KPM ganda atau data yang sudah tidak sesuai.

Diharapkan dengan adanya supervisi ini, Program Sembako dapat berjalan lebih efektif, sasarannya lebih tepat, dan manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang memang membutuhkan.

Narasumber: Tim Supervisi Program Sembako_

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

CAMAT CUP II JADI AJANG SILATURAHMI DAN SPORTIVITAS WARGA DALAM RANGKA HUT RI KE-81
Dugaan Tambang Sirdam dan Sirtu di Gunung Kemuning Jadi Sorotan, Warga Minta APH Lakukan Penyelidikan
KEMENDIKDASMEN GELONTORKAN DANA Rp1,2 MILIAR UNTUK REVITALISASI SMKS BHAKTI KENCANA TASIKMALAYA
Haji Abdul Rohim (Noing) Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Karang Haur
Ratusan Pendukung Antar Devita, S.H. Daftar Bakal Calon Kepala Desa Sumbersari, Usung Visi Desa Berwibawa dan Bermartabat
Permintaan Pengembalian Retribusi Kepada Masyarakat, Menunggu Keputusan Plt. Bupati
Live TikTok Polisi Jadi Penyelamat, Dua Bocah Hilang di Tayu Akhirnya Kembali ke Pelukan Ibunya
Ratusan Galon Diduga Berisikan Solar Subsidi Banjiri Jalan, Om Bob Minta APH Tindaklanjuti
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:40 WIB

PASTIKAN BANTUAN TEPAT SASARAN, TIM LAKUKAN SUPERVISI PENELITIAN KPM PROGRAM SEMBAKO TIDAK TRANSAKSI PERIODE JANUARI – JUNI 2026*

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:34 WIB

CAMAT CUP II JADI AJANG SILATURAHMI DAN SPORTIVITAS WARGA DALAM RANGKA HUT RI KE-81

Minggu, 2 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Dugaan Tambang Sirdam dan Sirtu di Gunung Kemuning Jadi Sorotan, Warga Minta APH Lakukan Penyelidikan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 05:06 WIB

KEMENDIKDASMEN GELONTORKAN DANA Rp1,2 MILIAR UNTUK REVITALISASI SMKS BHAKTI KENCANA TASIKMALAYA

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:31 WIB

Haji Abdul Rohim (Noing) Resmi Daftarkan Diri sebagai Bakal Calon Kepala Desa Karang Haur

Berita Terbaru

Daerah

Rabu, 5 Agu 2026 - 11:24 WIB