Pembahasan Rencana Tata Ruang Pasaman Barat, Perkotaan Kelam dan Kawasan Minapolitan Mawasangka Dirjen Suyus Dorong Integrasinya

Pembahasan Rencana Tata Ruang Pasaman Barat, Perkotaan Kelam dan Kawasan Minapolitan Mawasangka Dirjen Suyus Dorong Integrasinya

Spread the love

Jakarta – Kementerian Agraria dan Tata Ruang atau Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Tata Ruang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Lintas Sektor (Linsek) untuk membahas substansi Rencana Tata Ruang (RTR) 3 daerah pada Kamis (27/11).

RTR yang dimaksud meliputi Revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat; Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Perencanaan (WP) Perkotaan Kelam, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat; RDTR Kawasan Minapolitan Mawasangka, Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara.

Rapat Koordinasi Linsek ini merupakan pembahasan substansi Rancangan Peraturan Daerah/Peraturan Kepala Daerah (Ranperda/Ranperkada) tentang RTR yang melibatkan Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah terkait, dalam rangka Persetujuan Substansi oleh Menteri. Sekaligus ditujukan mengintegrasikan program/kegiatan sektor, kegiatan yang bersifat strategis nasional, Batas Daerah, garis pantai, dan Kawasan Hutan baik ditingkat pusat maupun daerah .

Nantinya, Pemda diberikan jangka waktu selama 20 hari untuk memperbaiki RTR tersebut sehingga dapat segera ditetapkan sebagai Perda atau Perkada dan diintegrasikan dengan sistem Online Single Submission (OSS).

Suyus Windayana menekankan target penyelesaian 2000 RDTR pada 2028 serta melakukan revisi 300-an Perda yang dianggap perlu menyesuaikan dengan kegiatan strategis Pemerintah.

Selengkapnya di tataruang.atrbpn.go.id

#DitjenTataRuang
#BersamaMenataRuang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *