Sopyan A Jalil als Dek Mohon Agar tidak Tutup Tambang Rakyat Di Aceh

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai sidang paripurna bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh di Gedung parlemen provinsi berjuluk Bumi Serambi Mekkah, Gubernur Aceh, Muzakir Manaf keluarkan pernyataan Kontraversi terkait tambang Rakyat.Kamis, 25 September 2025

Pernyataan tegas yang disampaikan Muzakir Manaf, akrab disapa Mualem itu memberikan limit waktu selama 2 Minggu kedepan agar semua Excavator (Beko) melakukan aktivitas tambang rakyat agar keluar dari hutan Aceh sangat disayangkan

Komandan OPS wilayah Nagan Raya,,Sopyan A Jalil als Dek yang betong, sikapi pernyataan Mualem terkait tambang emas Rakyat di beberapa daerah di Aceh khusus nya Nagan raya sangat disayangkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

ia menilai, dari tambang emas rakyat tersebut dapat membantu menghidupi puluhan ribu rakyat di kabupaten tersebut.

” Mualiem sebagai komandan saya ,diminta sesegera mungkinn ambil langkah kongkrit sebagai terobosan guna mengantisipasi hilangnya mata pencaharian dan lapangan kerja masyarakat tersebut,” ujar Dek yan

Baca Juga:  RDP Bersama Komisi II DPR RI, Pagu Anggaran Kementerian ATR/BPN Tahun 2026 Ditetapkan Rp9,49 Triliun

“Jangan aktivitas tambang masyarakat diberhentikan tetapi pihak Lain memasukkan perusahaan perusahaan pertambangan ke daerah-daerah sementara masyarakat kami disini tidak ada pekerjaan akibat tutup nya tambang tersebut di Aceh,” kata Dek yan

Disisi lain dek yan memberikan Contoh, Eksploitasi dilakukan oleh perusahaan pertambangan yang ada di daerah lain luar Aceh,,Emas di ambil masyarakat sekitar tidak ada pekerjaan dikawasan tersebut.

“Kami sangat mendukung kebijakan pemerintah dengan tujuan baik dan tertib dalam aktivitas ekplorasi, namun pemerintah juga harus pro rakyat Tolong juga pikirkan masyarakat yang ada di daerah Nagan atas yang sangat prihatin kita melihat nya, mencari sesuap nasi dengan mengendang emas di lahan tersebut ,dan apabila tambang ditutup banyak masyarakat menjadi korban kriminalitas,akibat banyaknya pengangguran dan susah nya lapangan kerja” Dek yan memohon kepada mualem

 

(Ibnu Amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi
Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan
Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026
Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat
Ditjen PTPP Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Pengadaan Tanah Tol Kamal Muara – Teluknaga – Rajeg
Percepat Sinkronisasi RTRW,Ditjen Tata Ruang Fasilitasi Konsultasi Strategis bersama Pansus DPRD
Pindai Kode QR untuk Cek Perkembangan Berkas KKPR
Lantik 1.361 Pejabat ATR/BPN, Sekjen: Amanah Baru untuk Jadi Motor Penggerak Perubahan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:33 WIB

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:32 WIB

Ditjen PTPP Gelar Rakor Penyusunan Buku Pedoman Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:31 WIB

Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:30 WIB

Ditjen PTPP Fasilitasi Diskusi Permasalahan Bidang Tanah Pembangunan LRT di Kuningan Barat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 04:28 WIB

Percepat Sinkronisasi RTRW,Ditjen Tata Ruang Fasilitasi Konsultasi Strategis bersama Pansus DPRD

Berita Terbaru

Uncategorized

Dirjen PTPP Terima Audiensi Kohkantah Probangsi dan Kohkarssi

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:33 WIB

Uncategorized

Ditjen PTPP Gelar Evaluasi Kinerja Kegiatan Triwulan II Tahun 2026

Jumat, 14 Agu 2026 - 04:31 WIB