Tim Monitoring dan Evaluasi Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN telah menyampaikan berbagai catatan, temuan, dan rekomendasi atas pelaksanaan ILASPP Tahun 2025.

- Penulis

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rekomendasi tersebut antara lain menyoroti peningkatan kualitas hasil pekerjaan, kompetensi SDM penyedia jasa dan PPK, optimalisasi sistem KKP–SITATA, perencanaan anggaran penelitian yang lebih selaras dengan waktu pelaksanaan, serta penerapan pembayaran non-tunai (cashless) pada kegiatan PTSL Terintegrasi.

Sebagai tindak lanjut, diselenggarakan Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) ILASPP pada Selasa, 3 Februari 2026 secara hybrid, yang dihadiri oleh seluruh Satker pelaksana ILASPP di Kementerian ATR/BPN, PMU ILASPP, serta 16 Kanwil BPN pelaksana ILASPP.

Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Kementerian ATR/BPN selaku Direktur PMU ILASPP, Andi Tenri Abeng menyampaikan bahwa pelaksanaan monev diarahkan untuk mengidentifikasi secara jelas kelemahan pelaksanaan kegiatan agar penyelenggaraan ILASPP Tahun 2026 dapat berjalan lebih baik dan sesuai dengan harapan.

Ia juga menekankan pentingnya pelaksanaan monev secara berkala dan berjenjang dengan membentuk Tim Monev di tingkat Kanwil guna memonitor kegiatan di tingkat Kantah.

Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementerian ATR/BPN, Sutaryono, menegaskan pentingnya pengendalian mutu (quality control/QC) sebagai instrumen perbaikan kinerja, serta perlunya pedoman atau Standar Operasional Prosedur (SOP) QC yang tersosialisasi dengan baik.

#ILASPP #ATRBPN #MonitoringEvaluasi #PTSLTerintegrasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi
Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Ikuti Pelantikan Pejabat Struktural ATR/BPN Secara Daring
Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN di Wonosobo Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:52 WIB

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:24 WIB

Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani

Berita Terbaru