Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Tunjukkan Komitmen Nyata Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf Disaksikan Menteri ATR/Kepala BPN

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang — Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto, menghadiri kegiatan Perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah serta Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf di Provinsi Jawa Tengah yang berlangsung di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/06/2026).

Pada kesempatan tersebut, Kakanwil BPN Provinsi Jawa Tengah hadir mendampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Republik Indonesia, Nusron Wahid, bersama jajaran Pejabat Administrator Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah.

Kegiatan ini turut dihadiri Gubernur Jawa Tengah beserta Wakil Gubernur Jawa Tengah sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Kementerian ATR/BPN dalam mempercepat legalisasi aset keagamaan melalui sertipikasi tanah wakaf.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rangkaian acara, secara simbolis diserahkan 243 Sertipikat Tanah Wakaf kepada para penerima sebagai wujud komitmen pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas tanah wakaf sekaligus menjaga keberlanjutan pemanfaatannya bagi kepentingan umat.

Baca Juga:  Dugaan ijazah palsu oknum DPRD Rohul,berlanjut Polda Riau periksa saksi pelapor

Hingga Juni 2026, dari total 100.100 bidang tanah wakaf di Provinsi Jawa Tengah, sebanyak 73.864 bidang atau 73,79 persen telah berhasil disertipikatkan.

Dalam sambutannya, Menteri ATR/Kepala BPN RI memberikan apresiasi kepada jajaran BPN di Jawa Tengah, khususnya Kantor Pertanahan Kota Pekalongan yang berhasil mencatatkan 97 persen penyelesaian sertipikasi tanah wakaf sebagai salah satu capaian terbaik dalam percepatan sertipikasi tanah wakaf di Indonesia.

Menteri ATR/Kepala BPN juga menegaskan pentingnya penguatan sinergi lintas sektor serta pengembangan wakaf produktif agar tanah wakaf tidak hanya memiliki kepastian hukum, tetapi juga mampu memberikan manfaat sosial, pendidikan, ekonomi, dan kesejahteraan bagi masyarakat secara berkelanjutan.

#KanwilBPNJateng #BekerjaTuntasIkhlasBerkualitas #IndonesiaLengkap #ATRBPNKiniLebihBaik #ATRBPNMajudanModern

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi
Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Ikuti Pelantikan Pejabat Struktural ATR/BPN Secara Daring
Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN di Wonosobo Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:52 WIB

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:24 WIB

Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani

Berita Terbaru