Camat Kabun: Dugaan Permasalahan di BUMDes Artha Mitra Kesuma Masih Dalam Tahap Penelusuran

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 05:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Suara revolusi.com.Rokan Hulu-
Terkait dugaan permasalahan yang menyeret Direktur BUMDes Artha Mitra Kesuma, Desa Boncah Kesuma, Kecamatan Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, proses penelusuran hingga kini masih terus berlangsung. Saat ini, pihak kecamatan tengah melakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak terkait secara bertahap guna mengumpulkan keterangan dan memperjelas persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Saat dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Selasa (23/6/2026), Camat Kabun, Anang Perdhana Putra, menyampaikan bahwa pihaknya masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah informasi, termasuk terkait jumlah tabungan warga yang sebenarnya serta aliran dana yang kini menjadi perhatian masyarakat.

“Masih dipanggil secara bertahap. Saat ini masih ditelusuri berapa sebenarnya jumlah tabungan warga dan ke mana aliran dana tabungan tersebut,” ujar Anang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, hasil dari proses penelusuran itu nantinya akan disampaikan kepada Kepala Desa Boncah Kesuma selaku pihak yang memiliki kewenangan terhadap BUMDes di tingkat desa.

Baca Juga:  Bahas Penyelesaian Sengketa Tanah di Surabaya dengan Komisi II DPR RI, Sekjen Kementerian ATR/BPN: Kami Pastikan Penyelesaiannya secara Objektif

“Untuk hasilnya nanti bisa ditanyakan kepada Pak Kades, karena laporan akan kami sampaikan kepada beliau. Atau bisa juga langsung dikonfirmasi ke Direktur BUMDes Desa Boncah Kesuma,” tambahnya.

Setelah itu,awak media berupaya mencoba mengkonfirmasi Direktur BUMDes Tersebut,namun tidak ada jawaban keterangan,Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Direktur BUMDes Artha Mitra Kesuma terkait dugaan yang berkembang di tengah masyarakat. (Gs)

Sementara itu, sejumlah warga berharap proses penelusuran dilakukan secara transparan, menyeluruh, dan tuntas, mengingat persoalan tersebut menyangkut dana tabungan masyarakat. Warga juga meminta pihak terkait segera memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan di tengah masyarakat. (Gs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum
Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan
Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026
Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur
Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung
Ditjen Tata Ruang Integrasikan Kawasan Pertanian ke Dalam RDTR Interaktif dan OSS
Mengenal Lebih Dekat Jabatan Fungsional Penata Ruang
Perkuat Implementasi PDN, Itjen ATR/BPN Gelar Program Pengembangan Manajemen
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:56 WIB

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum

Jumat, 4 September 2026 - 05:30 WIB

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 September 2026 - 05:28 WIB

Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026

Jumat, 4 September 2026 - 05:26 WIB

Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur

Jumat, 4 September 2026 - 05:22 WIB

Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung

Berita Terbaru

Uncategorized

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 Sep 2026 - 05:30 WIB