Realisasi Keuangan Rohul Baru 33,98 Persen, Pj Sekda Yusmar Tancap Gas Kejar Ketertinggalan

- Penulis

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Suara revolusi com.Rooan Hulu– Memasuki semester II Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mulai tancap gas mengejar ketertinggalan realisasi anggaran. Hingga 30 Juni 2026, realisasi fisik baru mencapai 47,97 persen, sementara serapan keuangan masih tertahan di angka 33,98 persen.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Rohul, Drs. H. Yusmar, M.Si. Ia memimpin langsung Rapat Pengendalian dan Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan hingga 30 Juni 2026, yang digelar di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Rohul, Komplek Perkantoran Pemda Pasir Pengaraian.

Rapat tersebut diikuti jajaran pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, seluruh Kepala OPD eselon II dan III, para camat se-Kabupaten Rokan Hulu, serta unsur UKPBJ dan Pokja Pemilihan.di hadapan para pejabat, Yusmar menegaskan bahwa capaian hingga akhir Juni 2026 masih belum memenuhi target yang diharapkan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Secara ideal, pada penghujung semester pertama, realisasi fisik maupun keuangan setiap OPD setidaknya telah menyentuh angka 50 persen.Artinya, masih terdapat pekerjaan rumah besar yang harus segera dikejar, terutama dari sisi penyerapan anggaran.

“Ini berarti kita masih memiliki gap sebesar 16,12 persen untuk penyerapan keuangan. Kondisi ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kita tidak boleh lengah, karena waktu terus berjalan,” tegas Yusmar.

Tiga Langkah Percepatan Diperintahkan

Untuk mengejar ketertinggalan tersebut, Yusmar meminta seluruh OPD dan kecamatan segera mengambil langkah konkret. Sedikitnya ada tiga strategi yang ditekankan dalam rapat tersebut.

Pertama, identifikasi dan tuntaskan setiap kendala.

Setiap pimpinan OPD diminta tidak menunggu persoalan membesar. Kendala yang menghambat realisasi, baik menyangkut persoalan teknis, administrasi maupun koordinasi antarinstansi, harus segera dipetakan dan dicarikan solusi.

Baca Juga:  Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Gandeng Prodia Gelar Medical Check Up Bagi Seluruh ASN

Yusmar mendorong seluruh perangkat daerah lebih proaktif sehingga tidak ada kegiatan yang terhambat hanya karena persoalan yang sebenarnya dapat segera diselesaikan.

Kedua, lakukan efisiensi anggaran.

Langkah efisiensi dinilai penting sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi tunda bayar. OPD diminta menyesuaikan kembali kegiatan yang belum mendesak dan melakukan efisiensi terhadap belanja yang memungkinkan.

Hasil efisiensi tersebut nantinya akan dibahas bersama DPRD untuk kemudian diarahkan kembali pada program dan kegiatan yang lebih prioritas bagi daerah.

Ketiga, maksimalkan pemanfaatan sistem dan teknologi.

Yusmar juga meminta seluruh OPD disiplin melakukan pemutakhiran data melalui aplikasi monitoring yang telah tersedia. Setiap perkembangan kegiatan dan realisasi anggaran harus diinput secara real time.

Dengan begitu, pimpinan daerah dapat mengetahui secara cepat posisi realisasi masing-masing OPD, termasuk mengidentifikasi titik-titik yang menjadi hambatan.

Rapat evaluasi tersebut menjadi penegasan bahwa memasuki semester II 2026, Pemkab Rohul tidak ingin kehilangan waktu.

Ia menegaskan rapat evaluasi ini merupakan wujud komitmen Pemkab Rohul dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, efektif, transparan, dan akuntabel. Dengan sisa waktu di semester II, seluruh jajaran diharapkan bekerja lebih keras, lebih cerdas, dan lebih kolaboratif.

Setiap OPD dituntut bergerak lebih cepat, menyelesaikan kendala, dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target.

Pesannya jelas: waktu terus berjalan, sementara target realisasi anggaran harus dikejar.

Ujar Usmar Mengakhiri.(Gs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kakanwil BPN Jawa Tengah Hadiri Pembahasan Program Ikatan Dinas Politeknik Agraria STPN
Kenalkan Inovasi Layanan, ATR/BPN Ajak Masyarakat Brebes Pahami Program Strategis Pertanahan
Bangun Keseragaman Pola Kerja, BPN Jateng Mantapkan Implementasi Transformasi Pelayanan
Pengadaan Tanah dan Pembangunan Infrastruktur Strategis Jadi Fokus Pengarahan Dirjen PTPP di Jawa Tengah
PKP 2026 Kementerian ATR/BPN Resmi Ditutup
Sinergi Ditjen SPPR dan Politeknik Agraria STPN dalam Mewujudkan Tata Kelola Pertanahan Inklusif
Mengenal JFAPK, Jabatan Fungsional Pendukung Survei dan Pemetaan Kadastral
Kementerian ATR/BPN Gandeng 38 Perguruan Tinggi untuk Percepat Rencana Tata Ruang
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 03:07 WIB

Kakanwil BPN Jawa Tengah Hadiri Pembahasan Program Ikatan Dinas Politeknik Agraria STPN

Sabtu, 19 September 2026 - 03:05 WIB

Kenalkan Inovasi Layanan, ATR/BPN Ajak Masyarakat Brebes Pahami Program Strategis Pertanahan

Sabtu, 19 September 2026 - 03:04 WIB

Bangun Keseragaman Pola Kerja, BPN Jateng Mantapkan Implementasi Transformasi Pelayanan

Sabtu, 19 September 2026 - 03:02 WIB

Pengadaan Tanah dan Pembangunan Infrastruktur Strategis Jadi Fokus Pengarahan Dirjen PTPP di Jawa Tengah

Sabtu, 19 September 2026 - 01:09 WIB

PKP 2026 Kementerian ATR/BPN Resmi Ditutup

Berita Terbaru

Uncategorized

PKP 2026 Kementerian ATR/BPN Resmi Ditutup

Sabtu, 19 Sep 2026 - 01:09 WIB