Patok Tanah: Penanda Batas untuk Kepastian Letak dan Kepemilikan Tanah

- Penulis

Jumat, 11 September 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus – Patok tanah merupakan salah satu bagian penting dalam proses pengukuran dan pendaftaran tanah. Patok berfungsi sebagai tanda atau penanda untuk menunjukkan batas-batas suatu bidang tanah, sehingga keberadaannya dapat membantu memberikan kejelasan mengenai batas bidang tanah di lapangan.

Selain menandai batas tanah, patok juga memiliki beberapa fungsi penting, antara lain mencegah terjadinya sengketa batas, memudahkan proses pengukuran dan pemetaan tanah, serta membantu menunjukkan batas bidang tanah yang dimiliki oleh pemegang hak.

Dalam pemasangannya, patok tanah dapat dibuat dari beberapa jenis bahan, seperti beton, pipa besi, pipa paralon, maupun kayu. Sebagai contoh, patok memiliki panjang keseluruhan sekitar 50 cm, dengan bagian sekitar 10 cm berada di atas permukaan tanah dan 40 cm ditanam ke dalam tanah.

Pemasangan tanda batas dilakukan oleh pemohon setelah memperoleh persetujuan dari pemilik tanah yang berbatasan. Setelah patok terpasang, pemeliharaan dan keberadaannya menjadi tanggung jawab pemohon. Patok yang telah terpasang dengan baik akan membantu petugas Kantor Pertanahan dalam melaksanakan pengukuran bidang tanah.

Oleh karena itu, pastikan tanda batas atau patok tanah terpasang dengan jelas dan disepakati oleh para pemilik tanah yang berbatasan sebelum proses pengukuran dilakukan. Langkah sederhana ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan kepastian batas dan meminimalkan potensi sengketa pertanahan.

Materi mengacu pada PMNA/KaBPN Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 3 Tahun 1997 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari
Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Berikan Asistensi Peralihan Hak atas Tanah kepada PT Pura Barutama
Plh. Dirjen PPTR Paparkan Strategi Perlindungan Lahan Sawah
Kementerian ATR/BPN Dukung Percepatan Penataan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit dan Kawasan Hutan secara Terintegrasi
Ditjen SPPR Buka Kesempatan Magang Mandiri bagi Mahasiswa, Simak Ketentuannya!
Kementerian ATR/BPN Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026, Kobarkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati
Rapat Koordinasi Lintas Instansi Ditjen PTPP bersama BRAN Gelar Rakor Lintas Instansi Bahas Mekanisme Pinjam Pakai Gedung
Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Gelar Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, ATR/BPN Berikan Kepastian Waktu Layanan Lewat Pengukuran Terjadwal dan PERINTIS 10 Hari

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:35 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Berikan Asistensi Peralihan Hak atas Tanah kepada PT Pura Barutama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:02 WIB

Plh. Dirjen PPTR Paparkan Strategi Perlindungan Lahan Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:01 WIB

Kementerian ATR/BPN Dukung Percepatan Penataan Lahan Perkebunan Kelapa Sawit dan Kawasan Hutan secara Terintegrasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 01:00 WIB

Ditjen SPPR Buka Kesempatan Magang Mandiri bagi Mahasiswa, Simak Ketentuannya!

Berita Terbaru

Uncategorized

Plh. Dirjen PPTR Paparkan Strategi Perlindungan Lahan Sawah

Kamis, 29 Okt 2026 - 01:02 WIB