Labuan Bajo Menuju KSPN Super Premium, Tata Ruang terpadu jadi Kunci Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan

- Penulis

Selasa, 26 Agustus 2025 - 03:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Direktur Jenderal Tata Ruang menjadi narasumber pada Forum Koordinasi Tata Ruang Flores yang digelar oleh Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan di Kantor Bupati Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (21/08/2025).

Hadir secara daring, Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, menekankan pentingnya perencanaan tata ruang yang komprehensif dan terintegrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS) sebagai landasan strategis dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata berkelanjutan di Provinsi NTT, khususnya di wilayah Pulau Flores dan sekitarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten/kota yang telah mengakomodasi pengembangan sektor pariwisata dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), termasuk dukungan infrastruktur aksesibilitas seperti bandar udara dan pelabuhan.

Dalam penjelasannya, Suyus menyebutkan bahwa kawasan peruntukan pariwisata yang telah diatur dalam Perda Nomor 4 Tahun 2024 tentang RTRW Provinsi NTT mencakup kurang lebih 15.000 hektare dan tersebar di sejumlah kabupaten. Luasan ini menjadi indikator kuat adanya komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan pariwisata sebagai sektor prioritas yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dengan rencana tata ruang yang mendukung pengembangan pariwisata serta terintegrasi sistem OSS yang mempermudah proses perizinan, kita dorong agar sektor ini mampu memberikan kemakmuran sebesar-besarnya bagi masyarakat, khususnya di Pulau Flores dan sekitarnya supaya ke depan dapat menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Super Premium yang mendunia,” ujar Suyus Windayana.

Selengkapnya di tataruang.atrbpn.go.id

#BersamaMenataRuang #DitjenTataRuang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi
Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.
Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif
Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah
Lulus Ujian CBT Penerimaan Baru, Calon Taruna/i Politeknik Agraria STPN Ikuti Seleksi Lanjutan
Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani
Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah Ikuti Pelantikan Pejabat Struktural ATR/BPN Secara Daring
Sosialisasi Program Strategis ATR/BPN di Wonosobo Perkuat Kolaborasi Pelayanan Pertanahan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:52 WIB

Kejari Rokan Hulu Selamatkan Rp1,38 Miliar Keuangan Negara dari Perkara Korupsi

Senin, 20 Juli 2026 - 13:45 WIB

Diduga Kerjasama Notaris & Pengembang Abaikan Sistem OSS, Langgar Hukum, Kode Etik Hingga Pemecetan.

Senin, 20 Juli 2026 - 12:43 WIB

Lantik 78 Pejabat Struktural, Wamen Ossy: Rotasi dan Promosi Jabatan Bentuk Birokrat yang Adaptif

Senin, 20 Juli 2026 - 12:42 WIB

Dampingi Presiden Prabowo Panen Raya di Malang, Menteri Nusron: Ketahanan Pangan Butuh Kepastian Hukum Tanah

Senin, 20 Juli 2026 - 12:24 WIB

Kumpulkan Jajaran di Jatim, Menteri Nusron: Masuki Periode Transformasi Organisasi dan Layanan, Tempatkan Rakyat sebagai Raja yang Harus Dilayani

Berita Terbaru