Puluhan Rumah di Desa Krincing Secang Rusak Diterjang Angin Kencang

- Penulis

Senin, 29 September 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Magelang,suararevolusi.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Minggu (28/09/2025) sekitar pukul 16.15 WIB. Bencana cuaca ekstrem tersebut menyebabkan puluhan rumah rusak, satu fasilitas umum hancur, serta pohon tumbang yang menutup akses jalan utama Magelang-Temanggung.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang Edi Wasono yang meninjau lokasi menjelaskan, dampak bencana kali ini cukup signifikan. Edi menuturkan cuaca ekstrem Minggu (28/09/2025) sore berdampak pada kerusakan rumah warga di Desa Krincing, Kecamatan Secang.

Dijelaskan mayoritas kerusakan pada bagian atap rumah yang tersapu angin kencang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di Dusun Kerten, Dusun Krincing, dan Dusun Ngloji banyak rumah warga yang atapnya berhamburan tersapu angin, syukurlah tidak ada korban jiwa. Namun ada yang keluarga terpaksa mengungsi karena rumah mereka rusak berat,” terang Edi, Senin (29/09/2025) di Dusun Kerten.

Disebutkan, kerusakan rumah di Desa Krincing terjadi di tiga titik, yaitu
Dusun Kerten satu rumah rusak berat milik Sobirin (50) dengan lima jiwa keluarganya. Kemudian, satu fasilitas umum bank sampah rusak berat, serta 24 rumah lainnya rusak ringan. Dua keluarga, Sobirin dan Musyarofah, harus mengungsi sementara rumah mereka diperbaiki.

Baca Juga:  Dirjen Tata Ruang Gelar Rapat lintas Sektor Bahas RDTD Wilayah Kalimantan Tengah

“Di Dusun Krincing ada 16 rumah rusak ringan, dan di Dusun Ngloji tercatat 23 rumah mengalami rusak ringan,” jelas Edi.

Menurut warga, hujan deras disertai angin mulai turun sejak sore hari. Hanya dalam hitungan menit, angin kencang menumbangkan pepohonan dan merusak rumah. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan warga.

Sobirin (50), warga Dusun Kerten yang rumahnya rusak berat, mengaku masih syok atas kejadian tersebut.

“Atap rumah saya beterbangan semua, hampir separuh bangunan rusak. Kami sekeluarga lima orang terpaksa mengungsi karena rumah tidak bisa ditempati. Malam ini kami tinggal di rumah saudara,” tutur Sobirin.

BPBD bersama Damkar dan warga sekitar bergerak cepat melakukan penanganan. Koordinasi dengan pemerintah desa dilakukan untuk pendataan dan pemulihan awal. Selain itu distribusi bantuan logistik untuk warga terdampak mulai disalurkan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Magelang menegaskan pentingnya kewaspadaan masyarakat.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati karena curah hujan masih tinggi beberapa hari ke depan. Potensi bencana seperti angin kencang dan longsor harus diantisipasi bersama,” pungkasnya. ( gores A-PPI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum
Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan
Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026
Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur
Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung
Ditjen Tata Ruang Integrasikan Kawasan Pertanian ke Dalam RDTR Interaktif dan OSS
Mengenal Lebih Dekat Jabatan Fungsional Penata Ruang
Perkuat Implementasi PDN, Itjen ATR/BPN Gelar Program Pengembangan Manajemen
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:56 WIB

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum

Jumat, 4 September 2026 - 05:30 WIB

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 September 2026 - 05:28 WIB

Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026

Jumat, 4 September 2026 - 05:26 WIB

Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur

Jumat, 4 September 2026 - 05:22 WIB

Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung

Berita Terbaru

Uncategorized

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 Sep 2026 - 05:30 WIB