Wabup Syafaruddin Poti Pimpin Apel Besar Penanggulangan Karhutla

- Penulis

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Suara revolusi.com.Rokan Hulu-

Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Apel bersama Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 yang dilanjutkan dengan Rapat Koordinasi Penanggulangan Bencana Alam Karhutla, sebagai langkah memperkuat sinergi dan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga beberapa bulan ke depan.

Apel di gelar di Halaman Kantor Bupati Rokan Hulu Selasa 9/6/2026 dipimpin langsung Wakil Bupati Rokan Hulu H.Syaripuddin Poti SH MH dihadiri Kapolres Rokan Hulu AKBP Emil Eka Putra, S.I.K., S.H., M.H, Kepala Dinas Perhubungan Minarli, SP, Kepala Pelaksana BPBD Rokan Hulu Zulhendri, S.Sos., M.IP, unsur Satpol PP dan Damkar, para Danramil se-Rokan Hulu, para camat, Masyarakat Peduli Api (MPA), Satria Krisna Bonai Darussalam, perwakilan PT. SAI, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) UPP dan Rokania serta berbagai unsur terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti menegaskan bahwa kesiapsiagaan seluruh elemen menjadi faktor utama dalam mencegah dan menanggulangi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi meningkat selama musim kemarau.
Menurutnya, berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Provinsi Riau termasuk Kabupaten Rokan Hulu berpotensi mengalami musim kemarau dengan puncaknya diperkirakan berlangsung pada periode Juni hingga Agustus 2026.

“Berdasarkan informasi BMKG, kita harus meningkatkan kewaspadaan karena puncak musim kemarau diprediksi terjadi antara bulan Juni sampai Agustus 2026. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran hutan dan lahan apabila tidak diantisipasi sejak dini,” ujar Syafaruddin Poti.

Baca Juga:  Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Teken Nota Kesepakatan dengan Bupati Kabupaten Kudus Perkuat Sinergi Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Urusan Pertanahan di Kabupaten Kudus

Wabup juga mengungkapkan bahwa hingga 4 Juni 2026, Provinsi Riau tercatat memiliki 8.086 titik panas (hotspot) dengan luas area kebakaran mencapai 15.047 hektare. Meski demikian, Kabupaten Rokan Hulu masih menjadi daerah dengan tingkat kebakaran terendah di Provinsi Riau, dengan luas lahan terbakar sekitar 12,16 hektare.

“Kita patut bersyukur karena sampai saat ini Rokan Hulu masih menjadi daerah dengan angka kebakaran terendah di Riau. Namun kondisi ini tidak boleh membuat kita lengah. Justru harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi di lapangan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Syafaruddin Poti menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana Karhutla sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman kebakaran yang sewaktu-waktu dapat terjadi selama musim kemarau.

Ia meminta seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, BPBD, pemerintah kecamatan, perusahaan, relawan hingga masyarakat peduli api untuk terus mengedepankan langkah-langkah pencegahan, patroli rutin, sosialisasi kepada masyarakat serta respon cepat apabila ditemukan titik api.

Melalui apel dan rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara seluruh pemangku kepentingan sehingga ancaman Karhutla dapat dicegah sejak dini dan masyarakat dapat menjalani aktivitas dengan aman selama musim kemarau tahun 2026.
(MC Diskominfo.Gs

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Audiensi TNI AU dengan Direktorat Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Terkait Progres Pengadaan Tanah Pengganti Tol Becakayu
Kanwil BPN Sumsel Ikuti Pembukaan Konsinyering Pengadaan Tanah, Dorong Percepatan Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol
Dirjen PTPP menerima Kunjungan DPRD Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat mengenai Pengalihan Lahan Masyarakat terkait Pembangunan Strategis Nasional
Upayakan Optimalisasi Pajak Daerah, Kementerian ATR/BPN bersama Pemkot Bengkulu Gelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Peta Nilai Tanah
ATR/BPN Hadirkan Layanan Hotline WhatsApp Pengaduan, Mudah dan Cepat untuk SobatPTPP!
Sentuh Tanahku Raih IN-Apps Digital Award 2026, Perkuat Kemudahan Akses Informasi Pertanahan
Puspenkom BPSDM ATR/BPN Raih Akreditasi A, Tegaskan Komitmen Penilaian Kompetensi ASN yang Profesional dan Berkualitas
PusbinJF Hadirkan Microlearning Pedoman Penyusunan Karya Tulis Ilmiah bagi JF Madya
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Audiensi TNI AU dengan Direktorat Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan, Kementerian ATR/BPN Terkait Progres Pengadaan Tanah Pengganti Tol Becakayu

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Kanwil BPN Sumsel Ikuti Pembukaan Konsinyering Pengadaan Tanah, Dorong Percepatan Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:36 WIB

Dirjen PTPP menerima Kunjungan DPRD Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat mengenai Pengalihan Lahan Masyarakat terkait Pembangunan Strategis Nasional

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:34 WIB

Upayakan Optimalisasi Pajak Daerah, Kementerian ATR/BPN bersama Pemkot Bengkulu Gelar Rapat Koordinasi Pemanfaatan Peta Nilai Tanah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 06:32 WIB

ATR/BPN Hadirkan Layanan Hotline WhatsApp Pengaduan, Mudah dan Cepat untuk SobatPTPP!

Berita Terbaru