Dukung Penelitian UGM, Ditjen PPTR : Masalah Alih Fungsi Lahan Bukan Hanya Soal Angka,Tetapi Juga Spasial

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta – Dalam rangka mendukung penelitian hibah KONEKSI (Knowledge Partnership Platform Australia-Indonesia), Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Ditjen PPTR) turut berpartisipasi dalam talkshow stakeholder convening yang diselenggarakan oleh Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada pada Selasa, (9/6/2026). Penelitian yang bertajuk “Investigasi terhadap Manajemen Data dan Praktik Tata Kelola untuk Perlindungan Lahan Pertanian di Yogyakarta: Mengintegrasikan Pemetaan Partisipatif dan Analisis Kebijakan” ini berfokus pada pembaruan basis data spasial eksisting yang diperlukan untuk perlindungan lahan pertanian serta peningkatan kualitas data di dalamnya.

Talkshow tersebut menghadirkan para pemangku kepentingan yang terlibat dalam upaya mempertahankan keberadaan lahan pertanian dan menjaga ketahanan pangan, antara lain Ditjen PPTR Kementerian ATR/BPN, Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Bupati Kulon Progo, serta perwakilan Petani Milenial, dengan moderator Sri Tuntung Pandangwati dari Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada.

Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Aria Indra Purnama, yang dalam hal ini mewakili Ditjen PPTR menegaskan bahwa permasalahan alih fungsi lahan sawah bukan hanya sebatas angka saja tetapi juga spasial, sehingga kebijakan penetapan Lahan Sawah Yang Dilindungi (LSD) perlu diintegrasikan ke dalam Rencana Tata Ruang. Mendorong hal tersebut, Ditjen PPTR tengah berupaya menyiapkan basis data spasial LSD yang terintegrasi dalam Kebijakan Satu Peta, serta diintegrasikan ke dalam dokumen Rencana Tata Ruang sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan Ditjen Lahan dan Irigasi Pertanian, Dede Sulaeman menegaskan bahwa alih fungsi lahan sawah harus memenuhi proses dan kaidah sesuai peraturan perundang-undangan.

Lebih lanjut terkait upaya pengendalian alih fungsi lahan sawah, Aria Indra Purnama menegaskan perlunya pemberian insentif dan disinsentif. Aria mencontohkan insentif berupa program konsolidasi tanah dan konsep transfer of development rights dapat meningkatkan nilai tanah dan pemerataan pendapatan, khususnya bagi petani. Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, menyampaikan berbagai inovasi yang telah dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam sektor pertanian antara lain digitalisasi sistem irigasi sprinkler, penggunaan traktor dengan kendali jarak jauh, serta pengembangan smart greenhouse. “Petani harus kaya!”, tegas Agung sejalan dengan pandangan Aria mengenai pentingnya pemberian insentif bagi pelaku sektor pertanian. Sementara itu, perwakilan Petani Milenial, Indah Bekti Utami, memandang bahwa usaha sektor pertanian mempunyai peluang besar di masa mendatang, dengan maraknya konten-konten bertema petani muda di media sosial.

#DitjenPPTR
#PengendaliandanPenertibanTanahdanRuan g
#KementerianATRBPN
#ATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Tim Publikasi, Ditjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Tegaskan Komitmen Tolak Gratifikasi, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Berintegritas
DIBUKA KEMBALI! MAGANGHUB BATCH 3 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KUDUS
MasNya ATR/BPN Hadirkan Layanan Informasi Pertanahan melalui Live TikTok
Selamat Datang dan Bergabung, Nono Suhartono sebagai Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah
Selamat Datang dan Bergabung, Joko Pitoyo Cahyono sebagai Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah
Pelantikan Pejabat ATR/BPN, Momentum Perkuat Integritas dan Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pertanahan
Kementerian ATR/BPN Dorong Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Pati melalui Penyusunan Empat RDTR
Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:56 WIB

Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Tegaskan Komitmen Tolak Gratifikasi, Wujudkan Pelayanan Bersih dan Berintegritas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:55 WIB

DIBUKA KEMBALI! MAGANGHUB BATCH 3 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KUDUS

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:54 WIB

MasNya ATR/BPN Hadirkan Layanan Informasi Pertanahan melalui Live TikTok

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 00:53 WIB

Selamat Datang dan Bergabung, Nono Suhartono sebagai Kepala Bidang Survei dan Pemetaan Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:38 WIB

Selamat Datang dan Bergabung, Joko Pitoyo Cahyono sebagai Kepala Bidang Penetapan Hak dan Pendaftaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Tengah

Berita Terbaru

Uncategorized

DIBUKA KEMBALI! MAGANGHUB BATCH 3 KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN KUDUS

Sabtu, 31 Okt 2026 - 00:55 WIB