Warga Desak DLH Rohul Buka Hasil Pemeriksaan Dugaan Limbah PT KSM

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

Suara revolusi com.Rokan Hulu — Sejumlah warga Desa Teluk Aur, Kecamatan Rambah Samo, bersama aktivis lingkungan menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hulu, Rabu (12/8/2026). Mereka mendesak DLH bertindak tegas dan transparan terkait dugaan persoalan pengelolaan limbah cair serta penggunaan lahan aplikasi (land application/LA) oleh PKS PT KSM.

Koordinator aksi, Darbi, meminta DLH tidak hanya melakukan pengawasan administratif, tetapi juga membuka hasil pemeriksaan kepada masyarakat, khususnya terkait kondisi instalasi pengolahan air limbah (IPAL), kepatuhan terhadap baku mutu, serta penerapan sistem LA.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, LA bukan tempat pembuangan limbah sembarangan karena harus memenuhi ketentuan teknis, luasan lahan, dan perizinan. Warga juga meminta DLH mengevaluasi jaringan pipa LA dan mengambil tindakan jika ditemukan pelanggaran.

Warga menyoroti perbedaan luasan lahan LA. Berdasarkan penyampaian warga, DLH sebelumnya menutup sekitar 43 hektare, sementara izin prinsip disebut mencapai sekitar 216 hektare. Mereka meminta pemerintah menjelaskan persoalan tersebut secara terbuka dan memberikan teguran atau sanksi jika ditemukan pelanggaran.

Warga juga menunggu hasil uji laboratorium terhadap sampel limbah yang diambil bersama DLH pada 28 Juli 2026. Hasil tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan menempuh jalur hukum. Darbi menyebut gugatan terhadap PT KSM sebelumnya telah diajukan dan kini memasuki tahap replik dan duplik.

Baca Juga:  Ramaikan Karnaval Kemerdekaan 80 Tahun RI, Kementerian ATR/BPN Ajak Masyarakat Rayakan Capaian Bersama

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (P2KLH) DLH Rohul, T. Omar Krisna Adiwinata, membantah adanya upaya menutup informasi. Ia menyebut persoalan terjadi karena miskomunikasi mengenai waktu penyampaian hasil pemeriksaan.

“Belum waktunya kami menyampaikan karena hasil laboratorium yang kami ambil bersama masyarakat belum keluar,” ujar Omar.

Menurutnya, pemeriksaan laboratorium membutuhkan waktu hingga 14 hari kerja dan diharapkan hasilnya diterima sebelum 20 Agustus 2026. Setelah hasil keluar, masyarakat akan diundang untuk mengikuti pemaparan hasil uji sampel dari sejumlah titik.

Terkait LA, Omar menjelaskan sistem tersebut pada prinsipnya dapat digunakan untuk pemanfaatan limbah cair pabrik kelapa sawit sepanjang memenuhi ketentuan teknis dan perizinan. Ia menyebut pengajuan lahan aplikasi PT KSM mendapat persetujuan pada 2022 dan izin pada 2023, namun dalam pelaksanaannya muncul penolakan dari sebagian pemilik lahan.

Omar menegaskan DLH akan tetap bersikap netral dan mengambil keputusan berdasarkan data serta keterangan dari kedua pihak.

“Kami akan tetap konsisten menilai sengketa lingkungan dari sisi netral. Data dari masyarakat dan perusahaan harus dikumpulkan, kemudian baru kami mengambil keputusan,” tegasnya.

Kini, warga menunggu hasil uji laboratorium sebagai titik terang untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pengelolaan limbah dan penggunaan LA PT KSM. Masyarakat berharap jika ditemukan pelanggaran, pemerintah tidak ragu mengambil tindakan sesuai ketentuan.(Gs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Dorong Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Pati melalui Penyusunan Empat RDTR
Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi
Kementerian ATR/BPN Pertegas Komitmen bersama 73 Kepala Daerah dalam Upaya Akselerasi Penyusunan RDTR Region II
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ATR/BPN Perkuat Transformasi Pelayanan Pertanahan yang Modern dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat, Optimisme Menuju 6% pada Akhir 2026
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
Pesan Menteri ATR/Kepala BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik
Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Hadir Kembali di Mall Pelayanan Publik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Kementerian ATR/BPN Dorong Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Pati melalui Penyusunan Empat RDTR

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Kementerian ATR/BPN Pertegas Komitmen bersama 73 Kepala Daerah dalam Upaya Akselerasi Penyusunan RDTR Region II

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:32 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ATR/BPN Perkuat Transformasi Pelayanan Pertanahan yang Modern dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat, Optimisme Menuju 6% pada Akhir 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:35 WIB