Dengan Bertani juga Bisa Naik Haji

- Penulis

Rabu, 7 Mei 2025 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Halo #SobATRBPN! Siapa yang tidak punya impian untuk berangkat ke Tanah Suci? Ternyata, bertani pun bisa menjadi jalan menuju ibadah Haji, asal lahan pertanian dimanfaatkan secara maksimal dan sertipikat tanah digunakan secara produktif.

Melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mendorong pemanfaatan sertipikat tanah sebagai aset berharga yang dapat mendukung produktivitas pertanian dan akses permodalan. Dengan legalitas tanah yang jelas, petani dapat lebih mudah mengakses kredit usaha rakyat (KUR) atau skema pembiayaan lain untuk mengembangkan lahan mereka.

Sertipikat tanah bukan hanya sekadar dokumen kepemilikan. Jika dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi modal besar untuk usaha tani yang berkelanjutan dan menguntungkan. Dari keuntungan inilah, masyarakat bisa menabung untuk haji.

Kementerian ATR/BPN melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) telah banyak membantu masyarakat, khususnya petani, dalam memperoleh kepastian hukum atas tanah mereka. Legalitas ini menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi.

Salah satu kisah inspiratif datang dari petani lokal di Kudus yang memanfaatkan sertipikat tanah untuk mendapatkan akses modal, memperluas lahan, dan meningkatkan hasil panen. Dalam beberapa tahun, hasil dari pertanian tersebut cukup untuk mendaftar haji.

Dengan kolaborasi lintas sektor, termasuk lembaga keuangan dan pemerintah daerah, Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus terus mendukung masyarakat untuk menjadikan pertanian sebagai jalan ibadah dan kesejahteraan.

#KementerianATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya
#MajuDanModern
#MenujuPelayananKelasDunia

Biro Hubungan Masyarakat
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/
Badan Pertanahan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan
Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”
Tambang Galian C Sumberrejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti
Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati
Anggota Akpersi Kampar, Dina Puspita Sari Diduga Dibanting Orang Tak Dikenal
Konfirmasi Tambang Donorojo, Ombudsman Jateng: Sesuai Ketentuan Diperlukan Pengawasan yang Berwenang
DLH Jepara Bungkam saat Dikonfirmasi Tambang Sertu Donorojo, Ada Apakah..?!
Didik, Direktur PT Rahayu Utomo Jaya: Aksi Masyarakat Itu Adalah Bagian dari Demokrasi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 02:46 WIB

Rapim Akhir Kuartal I 2026, Menteri Nusron Instruksikan Jajaran Tuntaskan Berkas Layanan Pertanahan

Selasa, 24 Februari 2026 - 00:51 WIB

Pembodohan Publik :” Diduga Oknum Penambang Gali Kuari Ilegal, Hasil Ditampung di Lokasi Legal ?!”

Senin, 12 Januari 2026 - 14:17 WIB

Tambang Galian C Sumberrejo Diduga Terkesan Adanya Pembiaran, Ketum BPI KPNPA: Menunggu Bencana Baru Ditindaklanjuti

Jumat, 2 Januari 2026 - 10:21 WIB

Om Bob: Insiden Hadiah Snack Untuk Juara Atlet Sepakbola Pati, Terkesan Mencoreng Kepemimpinan Bupati Pati

Minggu, 14 Desember 2025 - 23:43 WIB

Anggota Akpersi Kampar, Dina Puspita Sari Diduga Dibanting Orang Tak Dikenal

Berita Terbaru