Ditjen PPTR Gelar Forum Diskusi Pengendalian Pemanfaatan Ruang Bersama Akademisi dan Mahasiswa Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak

- Penulis

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Pontianak – Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Ditjen PPTR) melalui Direktorat Pengendalian Pemanfaatan Ruang menyelenggarakan Forum Diskusi Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Pengawasan Penataan Ruang pada Selasa, (21/4/2026) di Universitas Tanjungpura (UNTAN), Kota Pontianak. Kegiatan ini diikuti oleh akademisi, mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), serta para pemangku kepentingan di bidang penataan ruang.

Forum tersebut digelar dalam rangka meningkatkan pemahaman terkait pelaksanaan Pengendalian Pemanfaatan Ruang sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penataan Ruang, dan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 21 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Pengawasan Penataan Ruang.

Rektor UNTAN, Garuda Wiko, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pengendalian Pemanfaatan Ruang menghadapi tantangan antara dorongan kemudahan berusaha dan kewajiban menjaga kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Diperlukan komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak dalam mengawal pelaksanaan penataan ruang. UNTAN sebagai institusi akademik berperan penting dalam mengawal pelaksanaan penataan ruang, salah satunya melalui Pengendalian Pemanfaatan Ruang yang bertujuan untuk mendorong perwujudan tata ruang sesuai dengan RTRW,” ujar Garuda.

Ia menambahkan, forum ini menjadi momentum awal untuk memperkuat kerja sama antara UNTAN dengan Kementerian ATR/BPN, baik melalui kerja praktik, penelitian, maupun bentuk kolaborasi lainnya.

Sementara itu, Direktur Pengendalian Pemanfaatan Ruang, Aria Indra Purnama, mengungkapkan bahwa sebanyak 99 persen RTRW provinsi, kabupaten, dan kota telah ditetapkan dan perlu dijaga implementasinya melalui mekanisme pengendalian pemanfaatan ruang.

“Sebanyak 99% Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi, Kabupaten, dan Kota telah ditetapkan. Karena itu, implementasinya perlu dijaga melalui Pengendalian Pemanfaatan Ruang guna mencegah kekumuhan, alih fungsi lahan yang tidak terkendali, konflik ruang, hingga risiko bencana seperti banjir,” jelas Aria.

Baca Juga:  Bicarakan Digitalisasi Layanan Pertanahan di Universitas Udayana, Wamen Ossy: Bukan Sekadar Ganti Dokumen Kertas ke Digital

Aria juga menekankan pentingnya peran akademisi dan mahasiswa dalam mengawal praktik pemanfaatan ruang secara aktual di lapangan, serta keikutsertaannya dalam Forum Penataan Ruang di daerah, khususnya di Kalimantan Barat.

Dari sisi akademisi, dosen UNTAN, Hafzhi Nur Azmi, menyampaikan bahwa materi Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Pengawasan Penataan Ruang telah terintegrasi dalam kurikulum Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Teknik UNTAN melalui pendekatan Outcome Based Education (OBE).

”Materi ini membekali mahasiswa untuk mengevaluasi ketercapaian rencana tata ruang sebagai bagian dari siklus perencanaan tata ruang,” ungkap Hafzhi.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan peran perguruan tinggi melalui integrasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk melalui kerja praktik, kuliah lapangan, serta penyelarasan tema riset dengan kebutuhan pemerintah guna mendukung kebijakan berbasis data (evidence-based policy).

Hal senada disampaikan dosen PWK UNTAN, Chairunnisa, yang menilai Provinsi Kalimantan Barat memiliki posisi strategis dengan potensi besar dari aspek geografis, sumber daya alam, dan konektivitas wilayah, termasuk wilayah perbatasan negara serta Sungai Kapuas sebagai urat nadi aktivitas ekonomi. Namun, ia mengingatkan Kalimantan Barat juga menghadapi tantangan berupa tekanan pemanfaatan ruang akibat pembangunan, perubahan penggunaan lahan, hingga ketimpangan wilayah.

”Pengendalian Pemanfaatan Ruang perlu diperkuat dengan memperhatikan konteks kearifan lokal,” tegas Chairunnisa.

Kegiatan ini ditutup oleh Dekan Fakultas Teknik UNTAN, Slamet Widodo. Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan penataan ruang merupakan satu kesatuan yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, dan pengendalian.

”Pengendalian Pemanfaatan Ruang berperan dalam memastikan pelaksanaan tetap konsisten dengan rencana tata ruang,” ujar Slamet.

Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bekal dalam memahami praktik di lapangan, sekaligus memperkuat perspektif yang tidak hanya berfokus pada aspek perencanaan tata tuang, tetapi juga pada aspek pengendalian pemanfaatan ruang.

#DitjenPPTR
#PengendaliandanPenertibanTanahdanRuang
#KementerianATRBPN
#ATRBPN
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementerian ATR/BPN Dorong Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Pati melalui Penyusunan Empat RDTR
Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi
Kementerian ATR/BPN Pertegas Komitmen bersama 73 Kepala Daerah dalam Upaya Akselerasi Penyusunan RDTR Region II
Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ATR/BPN Perkuat Transformasi Pelayanan Pertanahan yang Modern dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat, Optimisme Menuju 6% pada Akhir 2026
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Makin Mendekat Layanan ke Masyarakat Lewat ATR/BPN Dekat
Pesan Menteri ATR/Kepala BPN kepada 152 Pejabat dalam Pelantikan: Layani Masyarakat dengan Baik
Kantor Pertanahan Kabupaten Kudus Hadir Kembali di Mall Pelayanan Publik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Kementerian ATR/BPN Dorong Pembangunan Berkelanjutan Kabupaten Pati melalui Penyusunan Empat RDTR

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:34 WIB

Kementerian ATR/BPN Pertegas Komitmen bersama 73 Kepala Daerah dalam Upaya Akselerasi Penyusunan RDTR Region II

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:32 WIB

Dua Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo, ATR/BPN Perkuat Transformasi Pelayanan Pertanahan yang Modern dan Berdampak Nyata bagi Masyarakat

Jumat, 30 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Menguat, Optimisme Menuju 6% pada Akhir 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Tingkatkan Kualitas Layanan untuk Investasi

Jumat, 30 Okt 2026 - 05:35 WIB