Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional, Lapas Pasir Pengaraian Siap Optimalkan Lahan Idle

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suara Revolusi.com.Rokan Hulu-
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengaraian Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Riau bergerak cepat mengadopsi cetak biru kebijakan ketahanan pangan nasional. Jajaran manajemen penegak hukum tersebut mengikuti forum ilmiah Focused Group Discussion (FGD) bertajuk “Pemanfaatan Lahan Idle untuk Mendukung Ketahanan Pangan” secara virtual melalui jaringan Zoom Meeting, Selasa (23/6/2026).

Agenda strategis berskala nasional tersebut dibuka dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Diskusi ini mempertemukan para pakar agrikultur serta seluruh kepala satuan kerja pemasyarakatan se-Indonesia guna menyamakan persepsi pemetaan aset tanah negara yang belum terkelola secara maksimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Forum diskusi ini memberikan tambahan wawasan metodologis, referensi regulasi, serta skema taktis penataan agrobisnis. Kami berkomitmen menyerap seluruh materi kepakaran tersebut untuk langsung diimplementasikan pada pemanfaatan area tanah di sekitar lingkungan lapas, sejalan dengan fungsi pembinaan kemandirian bagi warga binaan,” urai Kalapas Kelas IIB Pasir Pengaraian, Efendi Parlindungan Purba.

Manajemen Lapas Pasir Pengaraian menegaskan bahwa pemanfaatan area lahan tidur ini bukan sekadar aktivitas intermedit, melainkan mandat regulasi yang tertuang ke dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Fokus kebijakan diarahkan pada penciptaan ekosistem swasembada di internal institusi vertikal.

Baca Juga:  Ditjen PTPP melalui Direktorat PTEP Gelar Pembahasan Teknis Perjanjian Kerja Sama Pembuatan Peta ZNT Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan

Tiga pilar operasionalisasi lahan idle (lahan tidur) yang menjadi fokus pengembangan meliputi penanaman tanaman pangan cepat panen dan hortikultura penunjang pemenuhan gizi mandiri, pemanfaatan kolam retensi atau pembuatan kolam terpal buatan untuk pasokan protein hewani, serta pengelolaan hewan ternak dengan memanfaatkan limbah organik pertanian sebagai pakan alternatif.

Melalui pematangan wawasan dari FGD ini, pengelolaan lahan kosong ke depan akan dikoordinasikan di bawah pengawasan Seksi Kegiatan Kerja. Langkah ini sekaligus menjadi instrumen asimilasi yang produktif bagi warga binaan agar memiliki keahlian profesi saat kembali ke tengah masyarakat.

Lapas Pasir Pengaraian segera melakukan pemetaan topografi serta analisis kesuburan tanah terhadap aset lahan miliknya. Langkah terukur ini diharapkan dapat menyumbang kontribusi nyata bagi penguatan ketahanan pangan regional di Kabupaten Rokan Hulu secara berkelanjutan.(Gs).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel suararevolusi.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum
Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan
Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026
Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur
Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung
Ditjen Tata Ruang Integrasikan Kawasan Pertanian ke Dalam RDTR Interaktif dan OSS
Mengenal Lebih Dekat Jabatan Fungsional Penata Ruang
Perkuat Implementasi PDN, Itjen ATR/BPN Gelar Program Pengembangan Manajemen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 11:56 WIB

Abaikan Kewajiban Pascatambang di Desa Cipancur, Pengusaha Tambang Terancam Sanksi Hukum

Jumat, 4 September 2026 - 05:30 WIB

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 September 2026 - 05:28 WIB

Coaching Clinic Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan Konsolidasi Tanah dan Pengembangan Pertanahan Tahun Anggaran 2026

Jumat, 4 September 2026 - 05:26 WIB

Perkuat Penertiban Tanah Terlantar l, Dirjen PPTR Beri Pengarahan di Provinsi Jawa Timur

Jumat, 4 September 2026 - 05:22 WIB

Focus Group Discussion Penilaian Perwujudan Rencana Tata Ruang Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Cekungan Bandung

Berita Terbaru

Uncategorized

Resmi! Hasil Ujian PPAT Tahun 2026 Telah Diumumkan

Jumat, 4 Sep 2026 - 05:30 WIB